Umpan Perempuan Ajak Berhubungan Badan, Tukang Peras di Pertokoan Mandalika Dibekuk

salah seorang pelaku pemerasan di komplek pertokoan Mandalika, Kelurahan Bertais Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Indonesiainside.id, Mataram – Tim Opsnal Polsek Cakranegara, Kota Mataram menangkap seorang yang diduga pelaku pemerasan dan pengancaman. Pelaku berinisial MP (19) warga Dusun Pemangket, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Ia ditangkap kurang dari 24 jam setelah beraksi melakukan pemerasan.

“Kejadian penangkapannya pada Senin (27/1) pukul 01.30 Wita. Artinya, kurang lebih 5 jam setelah kejadian kita tangkap,” kata Kapolsek Cakranegara, Akp Zaki Magfur, melalui keterangan tertulisnya, Rabu, (29/1/2020).

Dia menceritakan kronologis kejadian pemerasan. Korban Erwin (23) melintas di komplek pertokoan Mandalika, Kelurahan Bertais Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Kemudian, pelaku bersama tiga orang rekannya memaksa dengan kekerasan untuk menyerahkan barang milik korban. Modusnya, pelaku menyuruh seorang perempuan untuk merayu dan mengajak korban berhubungan badan. Setelah itu, pelaku dan rekannya langsung mendatangi korban dan mengancam korban dengan kekerasan.

“Sengaja memasang perempuan untuk mengajak korban berhubungan badan. Lalu dia paksa korban menyerahkan barangnya. Barang berupa handphone dan dompet terpaksa diserahkan korban karena diperas dan diancam,” tuturnya.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 2,8 juta,” ujarnya.

Dia menerangkan, untuk penangkapan tiga rekan pelaku MP tinggal menunggu waktu. Ini karena masih dalam proses pengejaran. “Ketiganya masih dalam pengejaran. Tidak ada masalah identitasnya sudah kita kantongi,” katanya.

Dia menjelaskan perempuan yang digunakan untuk memancing dan mempengaruhi korban masih mendalami keterlibatannya. ” Iya kita akan dalami. Kita sudah mintai keterangan,” terangnya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here