Komplotan Polisi Gadungan Peras Warga, Dua Berhasil Ditangkap, Dua Lagi Kabur

Adi Wijaya (42), tersangka pemerasan yang berpura-pura sebagai anggota polisi.

Indonesiainside.id, Palembang — Polsek Tungkal Jaya Resort Musi Banyuasin (Muba), menangkap seorang pria bernama Adi Wijaya (42) karena memeras warga Desa Peninggalan, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Muba. Tersangka melancarkan aksinya dengan berpura-pura menjadi anggota polisi.

Kapolsek Tungkal Jaya, Iptu Rudin, mengatakan, penangkapan terhadap satu dari lima polisi gadungan itu berdasarkan laporan warganya yang telah menjadi korban, yakni Wiji (45). Dia menyebut, berawal dari sana tersangka dapat diamankan pada 12 Februari 2020.

“Kita amankan dia karena telah melakukan pemerasan dengan mengaku sebagai polisi. Dia itu Daftar Pencarian Orang (DPO) pemerasan Polres Banyuasin,” ujar dia saat dihubungi di Palembang, Jumat (14/2).

Ia menjelaskan, bahwa salah satu tersangka yang melakukan pemerasan terhadap korban terjadi di kediamannya pada 11 Juli 2019. Menurutnya, di sana tersangka ingin menumpang tempat tinggal selama 10 hari sejak 2 Februari 2020.

Sebelumnya, kata dia, komplotan itu membawa Toyota Rush menuju ke rumah korban dan mengaku sebagai anggota dari Polda Sumatra Selatan. Mereka menyebut bahwa korban adalah target mereka karena sebagai bandar narkoba.

Lalu, lanjut dia, korban pun menuruti para pelaku yang akan membawanya ke Polda Sumatra Selatan. Setibanya di Jalan Raya Palembang-Jambi tepatnya di simpang perkantoran Kabupaten Banyuasin, salah satu pelaku menghubungi istri korban untuk menyerahkan uang sebesar Rp100 juta.

“Akhirnya istri korban melakukan nego dan hanya menyanggupi uang tebusan senilai Rp25 juta. Kemudian uang itu langsung diserahkan di simpang perkantoran Banyuasin itu,” jelasnya.

“Dua orang sudah tertangkap terlebih dahulu dan dua lagi masih DPO. Sekarang sudah kita serahkan ke Polres Banyuasin,” tambah dia. (RAP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here