Mau Nikah Nyuri Dulu, Akhirnya Ditangkap Polisi Bersama Calon Istri

Pelaku D bersama barang bukti motor curian di Mapolresta Mataram NTB.

Indonesiainside.id, Mataram – Seorang remaja berinisial RMH alias D (21) warga Kelurahan Bintaro, Ampenan, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditangkap. Residivis sejumlah kasus pencurian ini ditangkap saat mencuri sepeda motor di Jalan Yos Sudarso, Gang Bandung, Lingkungan Telaga Mas, Ampenan.

Ia ditangkap pada 6 Maret 2020 sekitar pukul 13.30 Wita di sebuah kos-kosan. Ia nekat mencuri sepeda motor untuk biaya pernikahan.

“Saya mencuri karena saya butuh biaya untuk menikah. Rencananya nanti setelah lebaran saya menikah,’’
kata D di depan petugas di Mapolresta Mataram, Senin (9/3).

“Saya ikhlas gagal menikah dan juga ikhlas ditinggal menikah,” sambungnya.

Sementara itu Kapolsek Ampenan AKP M Nasrulloh, mengungkapkan pelaku beraksi pada Selasa 3 Maret 2020 sekitar pukul 02.00 Wita. Pelaku beraksi dengan memanjat tembok rumah korban. Kemudian mencongkel jendela menggunakan obeng. Awalnya, pelaku mengambil handphone milik korban. Setelah itu, Honda Scoopy korban langsung dibawa pelaku.

‘’Pelaku ini terekam CCTV yang ada di rumah korban. Kita cek semua mengarah ke pelaku. Kita langsung bisa tangkap dan diamankan ke Polsek Ampenan,’’ ungkap, M Nasrulloh.

Motor korban, lanjutnya, digadai pelaku di Narmada Rp1 juta. Uang itu digunakannya untuk membeli makan dan membeli narkotika jenis sabu. Selain itu juga untuk persiapan biaya pernikahan.

“Pelaku ini ditangkap bersama pacar dan temannya. Mereka kita jadikan sebagai saksi,” terangnya.

Dia menuturkan, pelaku ini adalah residivis kambuhan yang terus beraksi. Tercatat, sejak umur 13 tahun. ia sudah ditangkap mencuri tabung gas, mencuri handphone dan barang berharga lainnya.

“Pelaku ini ditangkap sebanyak lima kali. Bahkan dia ini baru dua bulan lalu bebas dari Lapas,” tuturnya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here