Idul Fitri di Rumah, Bermaaf-Maafan Virtual Jadi Trending

Jamaah Tarekat Syattariah bersiap melaksanakan shalat Idul Fitri 1441 Hijriah di halaman Masjid Syaikhuna Habib Muda Seunagan Desa Peuleukung, Seunagan Timur, Nagan Raya, Aceh, Sabtu (23/5/2020). Antara Foto/Syifa Yulinnas

Indonesiainside.id, Jakarta – Pandemi Covid-19 membuat perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah terasa sangat berbeda. Mayoritas masyarakat dunia menggelar ibadah sekali setahun itu di rumah guna meredam virus corona atau Covid-19.

Meski salat ied dilaksanakan di rumah, tapi semarak hari kemenangan sama sekali tidak berkurang. Umat Islam punya cara melaksanakan sunnah-sunnah Idul Fitri meski dicengkeram corona. Misalnya, sunnah saling memaafkan di hari suci ini.

Di Twitter tagar #IedMubarak, Selamat Hari Raya Idul Fitri, salaman, hingga di #RumahAja. Tagar-tagar terkait perayaan idul fitri bahkan merajai trending topic di Twitter Indonesia. Netizen saling mengirim kata maaf, membagikan momen bahagian lebaran bersama keluarga, hingga ada yang berbagi cerita tak bisa salat bersama keluarga lantaran tak bisa mudik.

“Kita salah #DiRumahAja seperti imbauan pemerintah, berdoa saja semoga tahun depan bisa lebaran bareng keluarga di kampung,” tutur Ali Imran kepada Indonesiainside.id. Ali mengaku sudah menyampaikan maaf kepada sangat keluarga melalui beberapa aplikasi yang mendukung hal itu.

Di Twitter, netizen meluapkan permintaan maaf. Mereka berdoa Covid-19 segera pergi dan kehidupan masyarakat dunia bisa kembali normal.

“Sahabat yang saya cintai, izinkan saya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas kesalahan yang pernah saya lakukan. Semoga Allah mengampuni dosa kita dan memberikan kita kekuatan untuk dapat melalui cobaan yang saat ini sedang kita hadapi. Selamat Idul Fitri 1441,” kata Berlian I. Idris.

Tokoh-tokoh nasional juga turut menyampaikan melalui laman resmi Twitter mereka, seperti pakar hukum tata negara Refly Harun, Politikus Partai Gerindra Fadli Zon, Politikus PKS Mardani Ali Sera, hingga Presiden Joko Widodo.

Mungkin salat id menjadi peristiwa bersejarah pertama kali dalam sejarah peradaban manusia, tapi tak perlu ragu dan bingung tentang hukum dan pelaksanaannya. Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan panduan tatacara salat di ied di rumah. Sehingga, umat Islam tak perlu ke lapangan atau masjid untuk merayakan hari kemenangan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, juga telah mengeluarkan imbauan serupa, lebih baik salar id di rumah saja. Perlu dipahami, MUI, NU, Muhammadiyah mengeluarkan imbauan salat ied di rumah demi kepentingan bersama yakni menjaga kesehatan keluarga kita semua. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here