Jaksa Hadirkan Enam Saksi Kasus Ratna Sarumpaet

Ratna Sarumpaet. Foto: Istimewa

Oleh: Arif S

Indonesiainside.id, Jakarta – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menghadirkan enam orang saksi dalam sidang ke-5 Ratna Sarumpaet, Selasa (26/3). Seniwati ini menjadi terdakwa penyebaran berita bohong.

Saksi-saksi yang dihadirkan tim JPU pada persidangan hari ini di antaranya dokter bedah plastik, dokter gigi, perawat, dan tiga orang penyidik dari polri. Dokter gigi, perawat, dan dokter bedah plastik yang dihadirkan oleh tim JPU merupakan tenaga medis yang bekerja di Bina Estetika tempat  Ratna Sarumpaet melakukan bedah plastik.

Sedangkan tiga orang anggota Polri merupakan penyidik yang ditugaskan untuk memeriksa berita yang beredar tentang kasus penganiayaan yang menimpa terdakwa Ratna Sarumpaet. “Saya ditugaskan untuk mencari keberadaan terdakwa di Rumah Sakit Bina Estetika dan rumah sakit mengkonfirmasi keberadaan terdakwa sejak 21 – 24 September 2018,” kata salah seorang saksi dari Polri.

Saksi mengetahui kehadiran Ratna Sarumpaet di rumah sakit tersebut dari salah seorang petugas keamanan rumah sakit. Saksi yang dihadirkan pada persidangan hari ini merupakan saksi sekaligus pelapor terdakwa Ratna Sarumpaet, karena data yang tim penyidik dapatkan di lapangan tidak sesuai dengan berita yang tersebar bahwa terdakwa dianiaya di Bandung, Jawa Barat.

Ia mengaku diperintahkan pimpinan untuk melakukan penyidikan di Rumah Sakit Bina Estetika. Dia pun memantau di rumah sakit untuk dilaporkan kepada atasan.

Saksi juga mengatakan, bahwa pihak rumah sakit menunjukan bukti-bukti kehadiran terdakwa di Rumah Sakit Bina Estetika. “Saya ditunjukkan bukti-bukti yang menyatakan bahwa terdakwa Ratna Sarumpaet sedang berobat di Rumah Sakit Bina Estetika, mulai dari rekaman CCTV dan data administrasi rumah sakit,” ujar saksi. (AS)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here