KPK Apresiasi Putusan PN Jaksel Tolak Praperadilan Rommy

Ketum PPP Romahurmuziy dan Joko Widodo. Foto: Istimewa

Oleh : Eko P |

Indonesiainside.id, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespon positif putusan hakim yang menolak permohonan praperadilan Romahurmuziy alias Rommy, tersangka kasus suap jual beli jabatan di Kementerian Agama.

“Jadi keputusan tetap dibacakan tadi meskipun RMY (Romahurmuziy) mencabut praperadilan tersebut. Kami apresiasi terhadap hakim praperadilan,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Selasa (14/5).

PN Jakarta Selatan melalui Hakim Tunggal Agus Widodo menggelar lanjutan sidang praperadilan Rommy dengan agenda putusan. Hakim menegaskan bahwa proses penyidikan yang dilakukan KPK terhadap Rommy sah.

“Dari pertimbangan dan amar putusan secara “clear” menegaskan mana ruang batas-batas praperadilan bisa diajukan, misalnya penyelidikan tidak bisa diajukan di praperadilan dan juga menegaskan proses yang dilakukan KPK sah terutama dalam proses penyidikan ini,” ucap Febri.

Sebelumnya, Penasihat Hukum Rommy, Maqdir Ismail, mengatakan bahwa ia mendapat pemberitahuan kliennya mencabut gugatan praperadilan secara mendadak.

“Pokoknya saya baru dapat perintah itu hari ini, sekitar pukul 10.00 atau 11.00 WIB tadi sebelum berangkat ke sini. Kemudian saya juga dipesan beliau supaya ini hanya baru boleh disampaikan kalau sudah di persidangan,” kata Maqdir.

Hakim permohonan praperadilan Rommy sehingga mengesahkan penetapan Rommy sebagai tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait seleksi jabatan pada Kementerian Agama tahun 2018-2019.

Maqdir baru mengajukan surat pencabutan permohonan praperadilan saat hakim Agus akan membacakan putusan sekitar pukul 14.00 WIB. (EPJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here