Istri Mustofa Nahrawardaya Sudah Punya Firasat Suaminya Bakal Ditangkap

- Advertisement -

Oleh: Rudi Hasan

Indonesiainside.id, Jakarta — Koordinator Relawan IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mustofa Nahrawardaya, ditangkap polisi pada dini hari tadi. Istri Mustofa, Cathy Ahadianty, sudah menduga penangkapan terhadap sang suami bakal terjadi.

“Udah lama kita feeling (firasat) mau ditangkap, karema udah sering banget dapat serangan di dunia maya,” ujar Cathy saat diwawancarai Indonesia Inside, Ahad (26/5).

- Advertisement -

Menurut dia, perjuangan suaminya selama ini memang kerap terkendala. Tak hanya di dunia maya, bahkan kediaman mereka tak jarang diteror dengan berbagai kiriman barang. Padahal, para penghuni rumah tak merasa memesan barang-barang itu.

Mustofa, kata Cathy, melakukan perlawanan dengan melaporkan kejadian tersebut ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Pasalnya, dia mengindikasikan teror yang menimpanya memang berkaitan dengan pemilu.

“Pas Mas Tofa (Mustofa) mau lapor ke Bawaslu, akun Gojek-nya di-hack (diretas) orang,” ungkap Chaty.

Perempuan yang tercatat sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Berkarya itu menyebutkan, masih banyak lagi peristiwa terror yang menimpa mereka selama ini. Karena itu, dia menilai peristiwa yang sekarang dialami Tofa bukan tanpa maksud tertentu.

Cathy mengatakan, dia akan segera berkoordinasi dengan BPN Prabowo-Sandi hari ini. Dia berharap ada pendampingan hukum yang bisa diberikan kepada suaminya. “Aku lagi koordinasi sama pengacara dan BPN bisa melakukan pendampingan,” kata dia.

Mustofa Nahrawardaya ditangkap karena diduga melakukan ujaran kebencian melalui akun Twitter-nya. Pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah, itu ditangkap saat kediamannya didatangi polisi pada pukul 03.00 dini hari WIB. (AIJ)

Berita terkini

Kasus Baru Covid-19 Tertinggi Hari Ini: Jatim 353 Kasus, Sulsel 180, Jakarta 140 dan Jateng 134

Indonesiainside.id, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengumumkan kasus baru Covid-19 sebanyak 1.301 orang sehingga secara akumulasi menjadi 60.695 kasus...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Pengintip Pengunjung Starbucks Kenal dan Senang kepada Korban

Indonesiainsise.d, Jakarta - Pelaku pengintipan terhadap pengunjung wanita di Starbucks melalui kamera pengintai "Closed Circuit Television" (CCTV) ternyata kenal dan juga senang kepada korban. "Keterangan...

Pameran Karya Maestro Renaisans Raphael Kembali Dibuka di Roma

Indonesiainside.id, Roma - Pameran "Raffaello 1520-1483", sebuah pameran retrospektif terbesar tentang kehidupan dan karya maestro zaman Renaisans Raphael, dibuka kembali untuk umum di Scuderie...

22.000 Ekor Babi di NTT Terserang Demam Babi Afrika

Indonesiainside.id, Kupang - Dinas Peternakan Nusa Tenggara Timur melaporkan bahwa hingga akhir Juni 2020 jumlah babi yang mati akibat terserang virus African Swine Fever...

Berita terkait

Dua Pegawai Starbucks yang Intip Bagian Intim Pelanggan Telah Diamankan Polisi

Indonesiainside.id, Jakarta - Dua pegawai Starbucks yang terlibat dalam pelecehan seksual non verbal kepada pengunjung wanita di kedai kopi tersebut ditangkap Polres Metro Jakarta...

RUU HIP Terkesan Dipertahankan, Demokrat: Ada Apa, Kok Ngotot Banget?

Indonesiainside.id, Jakarta – Anggota Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Bambang Purwanto, menilai pemerintah maupun DPR sebaiknya mendengar aspirasi masyarakat untuk membatalkan...

Tersangka Pemalsu Surat Tanah di Sumbar Meninggal Dunia

Indonesiainside.id, Jakarta - Salah seorang tersangka penipuan dan pemalsuan surat tanah meninggal dunia, setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil...

KPK Amankan 15 Orang Dalam OTT Bupati Kutai Timur

Indonesiainside.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 15 orang dalam kegiatan tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa di...

1 KOMENTAR

  1. Pirasat saya , orang orang dari BPN akan berurusan dengan hukum . apapun kesalahan mereka akan ada yang mengungkapkan . karena saya yakin tidak mungkin ada orang yang tidak punxa kesalahan ! saya menduga itu bagian dari cara menekan oposisi jika tiak boleh mengatakan itu kriminalisasi . mereka inginkan tak ada lagi oposisi kritis kedepanya .

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here