Ribuan WNA Dapat Izin Tinggal di Papua

Oleh : Eko P |

Indonesiainside.id, Jayapura – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua mencatat 1.338 orang asing mendapat izin tinggal di wilayah paling timur ini.

Orang asing yang memegang izin tinggal tetap sebanyak 117 orang, izin tinggal terbatas sebanyak 1.184 orang, dan pemegang izin tinggal kunjungan 37 orang.

“Itu yang terdaftar di kantor-kantor imigrasi yang punya izin tinggal,” kata Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua Hermansyah Siregar di Jayapura, Senin(10/6).

Menurut dia, bisa saja orang asing yang misalnya dia berkunjung tanpa memperpanjang izin tinggal tentu tidak tercatat di Keimigrasian Kemkumham, tetapi tercatat di perlintasan Keimigrasian.

“Kalau memang instansi terkait membutuhkan data itu dan lebih memerlukan data yang proposional, kami bisa suplai data kepada mereka sesuai dengan kebutuhannya,” katanya.

Keimigrasian Kemenkumham Papua bisa memberikan data dan informasi terkait dengan data dan izin tinggal orang asing.

Menurut dia, yang bersinggungan dengan instansi lain bisa dilihat bagaimana singgungannya sesuai dengan masing-masing institusi.

“Bayangkan Papua ini sangat luas ada 28 kabupaten dan satu kota. Maka, instansi terkait harus berkolaborasi dengan pihak lain untuk mengawasi orang asing,” katanya.

Keberadaan orang asing di Papua bukannya tanpa masalah. Pada medio Januari 2019 silam, Jakob Skrzypski warga negara Polandia berusia 39 tahun itu ditahan di ibu kota Papua, Jayapura. Dia didakwa melakukan pengkhianatan.

Skrzypski disebut tengah merencanakan kudeta dengan kelompok bersenjata Papua yang pro-kemerdekaan dan menawarkan bantuan pasokan senjata untuk menggulingkan pemerintah Indonesia.(EPJ/Ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here