Bareskrim Tolak Laporan Chairawan

Mayjen Purn Chairawan (tengah).

Oleh: Arif S 

Indonesiainside.id, Jakarta – Upaya Mayjen (Purn) Chairawan melaporkan Majalah Tempo (edisi 10 Juni 2019) menemui jalan buntu. Badan reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menolak laporan itu dengan dalih menunggu rekomendasi Dewan Pers.

“Baru saja kami dari dalam, berdiskusi dan konsultasi. Alhamdulillah laporan kami belum diterima karena menunggu rekomendasi dari Dewan pers,” ujar kuasa hukum Chairawan, Hendriansyah, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (12/6).

Untuk itu, Chairawan akan menunggu proses yang berjalan di Dewan Pers. Ia memasukkan aduan pada Selasa (11/6) baru menyusun rencana yang akan diambil berikutnya.

Dewan Pers berencana memanggil Chairawan dan Majalah Tempo pada Selasa pekan depan untuk pemeriksaan dan klarifikasi dari dua belah pihak. Berdasarkan UU Pers, hukuman yang diberikan kepada media apabila produk jurnalistiknya terbukti melanggar kode etik adalah sanksi etis, bukan pidana seperti yang diinginkan pihak Chairawan.

Chairawan pun berencana melaporkan sejumlah akun media sosial yang menuduhnya terlibat dalam kericuhan Aksi 22 Mei. “Itu lagi kami cari bukti-buktinya,” kata Hendriansyah.

Chairawan mengaku keberatan dengan penyebutan Tim Mawar oleh Majalah Tempo, padahal pelaku yang diduga terlibat kericuhan 22 Mei hanya perorangan. Oleh karenanya ia merasa dirugikan sebagai mantan komandan Tim Mawar. (AS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here