PPP Akan Beri Bantuan Hukum pada Habil Marati

- Advertisement -

Oleh: Muhajir

Indonesiainside.id, Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani menyebut partainya bakal memberikan bantuan hukum kepada kader senior, Habil Marati. Habil diduga menjadi donatur rencana pembunuhan empat tokoh nasional dan saat ini ditetapkan tersangka.

Polisi dalam keterangan pers Selasa (11/6) kemarin menyebut Habil diduga memberikan dana Rp150 juta kepada Kivlan Zen untuk pembelian senjata dan kebutuhan operasional. Kendati demikian, Asrul mengatakan PPP pada dasarnya mengedepankan asas praduga tidak bersalah terhadap kadernya yang berperkara hukum.

- Advertisement -

“Kalau misalnya yang bersangkutan itu atau keluarganya meminta bantuan kepada DPP PPP, tentu kami punya kewajiban untuk memberikan bantuan hukum. Tentu tanpa menghalangi proses penegakan hukum yang sedang dilakukan oleh penegak hukum,” ujar Arsul di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (12/6).

Asrul juga mengklaim telah melakukan hal serupa kepada mantan kader PPP, Romahurmziy yang menjadi tersangka korupsi di KPK. “Meskipun ini bukan bantuan hukum dari DPP, tapi untuk katakanlah mencarikan tim pengacara yang baik untuk bisa mendampingi Pak Rommy,” kata dia.

Asrul mengaku, kasus yang menimpa Habil Marati berpengaruh pada nama baik PPP. Dia berharap proses peradilan Habil Marati dapat membuka semua peranannya dalam kasus tersebut dalam persidangan nanti.

“Ya, nantikan kita liat dulu juga dakwaannya apa, ada terorisme apa tidak? Atau pidana umum biasa meskipun itu makar. Kan nanti kita liat juga apa yang disampaikan secara resmi oleh polisi pasal-pasal yang disangkakan kepada pak Habil ini apa,” ucapnya. (EPJ)

Berita terkini

Nasihat untuk Para Wartawan Muslim

Seorang wartawan bertanya kepada ustadz tentang hukum profesi yang digelutinya. Bolehkah bekerja menjadi wartawan dalam Islam? Demikian inti pertanyaannya yang ditujukan kepada Ustadz Ammi Nur...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Gubernur Gorontalo Larang Warga Tinggal di Rumah akibat Banjir Bandang

Indonesiainside.id, Gorontalo - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie melarang warganya tinggal di rumah akibat banjir bandang yang melanda pada Jumat malam (3/7). “Sekarang yang kita lakukan...

12 Calon Pengantin di Nunukan Terdeteksi Positif Narkoba

Indonesiainside.id, Nunukan - Sebanyak 12 calon pengantin terdeteksi positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urine oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sepanjang...

Menteri Luar Negeri Pakistan Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Islamabad-- Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi hari Jumat (3/7) dinyatakan positif virus corona baru. Menulis di akun twitter, Shah Mahmood mengabarkan...

Berita terkait

12 Calon Pengantin di Nunukan Terdeteksi Positif Narkoba

Indonesiainside.id, Nunukan - Sebanyak 12 calon pengantin terdeteksi positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urine oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sepanjang...

LPSK Catat Kenaikan Korban Kekerasaan Seksual di Tanah Air

Indonesiainside.id, Jakarta--Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memandang penting pembahasan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) seiring dengan meningkatnya grafik permohonan perlindungan dari...

Suami Istri yang Terjaring OTT KPK: Suami Jabat Bupati Kutai Timur, Istri Jadi Ketua DPRD

Indonesiainside.id, Jakarta - Istri Bupati Kutai Timur Ismunandar yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, ternyata Ketua DPRD...

Dua Penyebar Hoaks Ajakan Tarik Dana Perbankan Dicokok Polisi

Indonesiainside.id, Jakarta— Dua penyebar informasi bohong (hoaks) yang provokatif tentang kondisi perbankan di Indonesia ditangkap aparat polisi.  Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here