Turun dari Mobil, Bambang Widjojanto Jalan Kaki ke Gedung MK

Bambang Widjojanto. Foto: Detik.com

Oleh: Ahmad ZR

Indonesiainside.id, Jakarta — Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW) mengakui cukup kesulitan menembus akses menuju Mahkamah Konstitusi (MK). Dari Patung Kuda Jalan MH Thamrin, sudah terbentang kawat berduri. Dia pun harus turun dari mobil dan berjalan kaki menuju Gedung MK untuk melewati tiga lapis pengamanan ketat oleh aparat kepolisian menggunakan kawat berduri dan mobil blokade.

“Jadi kami melipir dari Monas, dari Gedung Gajah diblokade lagi. Pengamanan ini luar biasa,” kata BW di Gedung MK sebelum mengikuti persidangan, Selasa (18/6).

BW tiba di Gedung MK pukul 08.45 WIB. Bersama beberapa anggota Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, dia sempat melayani wawancara awak media. Ia mengingatkan kepada perjuangan Soekarno saat dituduh sebagai pemberontak hingga akhirnya menuangkan perjuangan tersebut ke dalam buku ‘Di Bawah Bendera Revolusi’.

“Sekarang judul persidangan kita mungkin mewujudkan kedaulatan rakyat atau membangun peradaban di bawah daulat rakyat,” ujar BW.

Termasuk, alat bukti yang akan dibawa ke dalam persidangan sempat terhambat karena beberapa akses ditutup dan harus memutar jauh menuju Gedung MK. Ia berharap hakim dapat bijaksana menunggu proses alat bukti tiba di gedung MK.

“Kita siapkan paling tidak dua sampai tiga truk yang sedang menuju ke sini. Sebagian isinya C1 dan hasil forensik IT,” katanya.

Agenda persidangan hari ini yaitu mendengarkan jawaban termohon (KPU) dan pihak terkait yaitu Tim Kuasa Hukum Jokowi-Maruf. BW menyatakan pihaknya siap mendengarkan jawaban termohon dengan bukti-bukti yang disiapkan.

“Tentu saja jika ada hal benar kita apresiasi, jika ada yang salah kita uji bersama-sama. Kita tidak akan melakukan tudingan yang tidak berdasar dan di luar konstitusional,” ujar BW. (Aza)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here