Kasus Dugaan Suap Impor Bawang Putih, Bamsoet Dukung KPK

Bambang Soesatyo (Bamsoet)
Bambang Soesatyo (Bamsoet). Foto: Istimewa

Oleh: Rudi Hasan

Indonesiainside.di, Jakarta – Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) ikut merespons kabar operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus rasuah yang diduga melibatkan anggota DPR, hari ini. Bamsoet menyatakan, dia mendukung penuh KPK mengusut kasus tersebut.

“Menyampaikan bahwa DPR tetap berkomitmen dan mendukung terhadap pelaksanaan tugas KPK dalam memberantas tindak pidana korupsi,” ujar Bamsoet di Bali, Kamis (8/8).

Pihaknya mendorong KPK dalam melaksanakan tugasnya harus memperhatikan asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) dan kesamaan hak di mata hukum (equality before the law). Hal itu agar tidak terjadi trial by press atau peradilan dengan penggunaan media yang bersifat publikasi massa untuk menggiring opini publik.

“Menyampaikan bahwa jika ada anggota DPR yang terkait dalam OTT tersebut, dipastikan bahwa hal tersebut merupakan tindakan perorangan dan bukan tindakan lembaga DPR RI,” kata dia.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, menyebut pihaknya telah menangkap 11 orang di Jakarta dalam rangkaian OTT yang berlangsung sejak Rabu (7/8). Tadi siang, KPK juga mengamankan anggota DPR dari Fraksi PDIP, Nyoman Dhamantra, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Dengan begitu, total ada 12 orang yang diamankan lembaga antirasuah.

“Diduga terkait impor bawang putih,” kata Febri di Jakarta, Kamis (8/8).

Ketua KPK, Agus Rahardjo, juga mengamini OTT tersebut. Ia memerinci, pukul 21.30 WIB Rabu malam, memang ada penangkapan di Jakarta. Semua orang yang diamankan sekarang telah dibawa ke Gedung KPK, Jakarta.

“KPK mempunyai waktu 24 jam utk menentukan status mereka yg terkait. Keterangan lebih lanjut tunggu konpers (konferensi pers), insya Allah, akan dilakukan malam ini,” ujar Agus. (AIJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here