Dukung Jokowi Tindak Tegas Penegak Hukum Nakal

Indonesiainside.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo didukung untuk menindak tegas penegak hukum, baik di kalangan Kejaksaan Agung maupun Polri, yang kedapatan nakal atau melakukan penyimpangan kewenangan.

“Kami mendukung perintah Presiden Jokowi agar Jaksa Agung dan Kapolri menindak aparat-aparat penegak hukum yang nakal,” kata Ketua Forum Masyarakat Peduli Reformasi Kejaksaan Agung, Ates di Jakarta, Kamis (14/11).

Dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah 2019 di Sentul, Bogor, Rabu (13/11), Presiden Joko Widodo mengungkapkan keresahannya atas perilaku oknum aparat penegak hukum yang acap kali memeras pelaku usaha dan pemerintah daerah.

Ia mengatakan bahwa Presiden Jokowi telah menunjukkan komitmen bahkan secara tegas telah memerintahkan agar tindakan melanggar hukum itu dihentikan. Bahkan, telah meminta kepada Jaksa Agung dan Kapolri agar menindak tegas aparat penegak hukum yang nakal.

Presiden meminta agar aparat nakal dipecat. Hal ini, menurut Ates, merupakan suatu hal yang tidak dapat ditawar dan harus segera dijalankan secara sungguh-sungguh oleh Jaksa Agung dan Kapolri.

“Ini menunjukkan bahwa Presiden sangat komit terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia. Langkah penindakan terhadap aparat nakal memperlihatkan bahwa Presiden memahami permasalahan di lembaga penegak hukum yang berada di bawah kendali Presiden,” ujar Ates.

Ates menilai Jaksa Agung dan Kapolri harus memprioritaskan pembenahan internal di institusinya masing-masing.

Jika hal itu tidak segera dilakukan di tahap-tahap awal kepemimpinannya, menurut dia, Kejaksaan Agung dan kepolisian akan kesulitan untuk meningkatkan kinerja pencegahan dan penindakan hukum yang dilakukan oleh pihak lain.

“Kami melihat bahwa Jaksa Agung dan Kapolri memiliki komitmen, kapasitas, sumber daya, dan determinasi dalam menjalankan perintah Presiden tersebut, termasuk melakukan reformasi kelembagaan internal,” katanya.

Ia menyarankan langkah-langkah konkret yang harus segera dilakukan, di antaranya dengan membentuk Pusat Pengaduan Masyarakat untuk Kasus Aparat Nakal yang dibentuk di tingkat pusat dan daerah.

Tujuannya agar Jaksa Agung dan Kapolri memperoleh informasi yang luas dan riil di lapangan yang bersumber dari warga masyarakat sehingga agenda penindakan aparat nakal akan lebih efektif dan efisien.

“Akan lebih baik jika pusat pengaduan tersebut juga diisi oleh pihak eksternal yang memiliki integritas dan kapasitas dalam pengelolaan, investigasi, dan menindaklanjuti aduan masyarakat,” katanya.

Selain itu, Kejaksaan Agung dan kepolisian perlu menegaskan bahwa lembaga penegak hukum yang berada di bawah Presiden langsung itu memiliki komitmen yang sama dengan komitmen Presiden dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi dan tindak pidana lainnya.

“Pencegahan dan penindakan tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya. Pencegahan dan penindakan harus berjalan seiring sejalan dalam satu tarikan langkah. Oleh sebab itu, perlu ada strategi baru yang dirumuskan dan menjadi panduan ke depan,” katanya.

Sebagai bagian dari masyarakat yang mendambakan reformasi hukum dan penegakan hukum di Indonesia makin baik, pihaknya akan terbuka jika diminta untuk memberikan masukan dan dilibatkan dalam pengawasan penegakan hukum.(EP)

Berita terkait

Jokowi: Lampu Merah Lagi, Hari Ini Kasus Positif Tinggi Sekali

Indonesiainside.id, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan jumlah penambahan kasus positif Covid-19 pada Kamis ini sangat tinggi, dan itu menunjukkan pertanda lampu merah. Hal...

Anggaran Kesehatan Baru Terserap 5,12 Persen atau Rp4,48 Triliun dari Total Rp87,55 Triliun

Indonesiainsie.id, Jakarta – Anggaran kesehatan baru terserap 5,12 persen atau Rp4,48 triliun dari total Rp87,55 triliun. Di lain sisi, Presiden Joko Widodo memerintahkan semua...

Jokowi Kembali Tegur Para Menteri termasuk Polri: Yang Dulu Belanja ke Luar, Rem Dulu!

Indonesiainside,id, Jakarta - Istana Kepresidenan kembali merilis video rapat terbatas edisi 7 Juli. Dalam video yang dirilis pada Rabu malam (8/7) itu, Presiden Joko...

Jokowi Setiap Hari Pantau Belanja Kementerian

Indonesiainside.id, Jakarta - Presiden Joko Widodo menilai realisasi pertumbuhan ekonomi di kuartal III nanti akan menjadi kunci pemulihan ekonomi nasional untuk keseluruhan tahun. Presiden berharap...

MS Kaban: Putusan MA Pukulan Telak, Berkembang Paham RI Punya Presiden dan Wapres Tidak Sah

Indonesiainside.id, Jakarta - Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban mengomentari munculnya Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 44 P/PHUM/2019. Menurutnya, putusan ini...

Persiapan Idul Adha, Jokowi Beli Sapi Seberat Satu Ton di Bantul

Indonesiainside.id, Bantul - Presiden Joko Widodo membeli seekor sapi dengan berat sekitar satu ton dari peternak di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai hewan...

Reshuffle Menteri Batal, Istana Minta Jangan Ribut Lagi

Indonesiainside.id, Jakarta - Pemerintah memastikan isu perombakan kabinet oleh Presiden Joko Widodo tidak relevan lagi karena para menteri saat ini menunjukkan kinerja yang baik. "Seusai...

Agung Laksono Harap Para Menteri Bekerja Lebih Keras Lagi

Indonesiainside.id, Bantul - Ancaman reshuffle kabinet hingga pembubaran lembaga pemerintahan masih bersifat wacana yang dilemparkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada para menteri dan publik...

Berita terkini

Prabowo Minta Semua Prajurit TNI Melakukan Tes Swab Massal

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto meminta agar semua anggota TNI melakukan tes swab secara massal menyusul munculnya klaster baru penularan Covid-19...
ads3 mekarsari

Tiru Bashar al Assad, YPG/PKK Intimidasi dan Rekrut Paksa 400 Pemuda di Suriah

Indonesiainside.id, Al-Hasakah-- Organisasi teroris YPG/PKK menangkap 400 pemuda dalam sepekan terakhir di provinsi Al-Hasakah, Suriah untuk direkrut ke dalam barisan militer mereka. Kelompok yang...

Pakar Kesehatan: Fakta Menunjukkan Peningkatan Suhu Tak Mampu Kekang Virus Corona

Indonesiainside.id, Diyarbakir/Turki -- Seorang pakar kesehatan mengatakan temperatur yang lebih panas tidak akan membantu memperlambat penyebaran Covid-19. Jika suhu tinggi menghilangkan virus seharusnya  kasus...

Singapura Gelar Pemilu di Tengah Pandemi Covid-19, PM Lee Hsien Loong Berikan Suaranya di TPS

Indonesiainside.id, Singapura - Di tengah suasana pandemi Covid-19, warga Singapura menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum (Pemilu) di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS), Jum'at...

Berita utama

Dianggap Menyesatkan, Media Asing Soroti Menteri Pertanian Indonesia atas Klaim Kalung Anti-Virus Corona

Indonesiainside.id, Jakarta – Ilmuwan Indonesia, Rabu (8/7), membantah klaim Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa kalung yang terbuat dari kayu putih dapat mencegah penularan...

Covid-19 Masih Melonjak, Hari Ini Ada 1.611 Kasus Baru

Indonesiainside.id, Jakarta - Kasus pertambahan Covid-19 terus melonjak dengan kenaikan signifikan. Per hari ini, masih di atas 1.000 kasus. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19,...

Innalillahi, Ditemukan Klaster Baru di Pusdikpom TNI AD Cimahi, 99 Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Cimahi - Wali Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat Ajay M Priyatna membenarkan ada klaster baru penyebaran COVID-19 di Pusat Pendidikan Polisi Militer Angkatan...

Tegas, Pemprov DKI Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan karena Terbitkan KTP Buron Kakap Joko Tjandra

Indonesiainside.id, Jakarta - Lurah Grogol Selatan Asep Subahan dinonaktifkan karena menjalani pemeriksaan terkait penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama buronan 'kakap' Joko Tjandra. "Jadi...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here