Dua Tersangka Musnahkan 589 Gram Sabu dan 4.170 Butir Ekstasi

Pemusnahan narkotika
Pemusnahan narkotika oleh Polda Metro Jaya, Senin (18/11). Foto: Fichri Hakiim/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Dua tersangka kasus narkoba berinisial EW dan SG dilibatkan dalam proses penghancuran sabu seberat 589 gram dan ekstasi sebanyak 4.170 butir di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/11).

Obat-obat terlarang itu dihancurkan dengan menggunakan electronic mixer atau blender. Pemusnahan barang bukti itu disaksikan jajaran Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Kresno Wisnu, mengatakan, petugas kepolisian mengamankan dua tersangka EW dan SG pada tanggal 4 November 2019. “Kita amankan dua tersangka. Saat itu, penangkapan terjadi di depan Indomaret Apartemen Mediterania Garden Residence, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat,” ujarnya.

Baca Juga:  Demi Uang Rp50.000, Pria Ini Nekat Jadi Kurir Sabu-Sabu, Kini Harus Menghabiskan 10 Tahun di Penjara

Hasil pantauan Indonesiainside.id, kedua tersangka diperintahkan oleh petugas kepolisian untuk menghancurkan barang haram tersebut. “Saat ini barang bukti berjenis sabu seberat 589 gram dan ekstasi sebanyak 4.170 butir dimusnahkan,” ujar Kresno.

Dua tersangka juga diperintahkan untuk membuang narkotika tersebut ke dalam parit kecil yang ada di sekitar lokasi. “Nantinya ini akan dituangkan dalam suatu berita acara dan akan dilampirkan dalam berkas perkara,” ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik lndonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Para tersangka juga diancam hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup.

Baca Juga:  Demi Uang Rp50.000, Pria Ini Nekat Jadi Kurir Sabu-Sabu, Kini Harus Menghabiskan 10 Tahun di Penjara

Tersangka diancam penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun. Lalu tersangka dikenakan pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here