Ribut Aset First Travel, Jaksa Agung Putuskan Menunda Eksekusi

Indonesiainside.id, Jakarta – Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Mukri mengatakan Jaksa Agung memerintahkan Kejaksaan Negeri Depok untuk menunda eksekusi aset pada kasus First Travel. Penundaan dilakukan hingga Kejaksaan selesai mengkaji tindak lanjut kasus itu. Ia pun belum dapat memastikan batas waktu penundaan eksekusi itu.

“Kami pending. Kejari Depok diminta pimpinan untuk tidak melakukan eksekusi, apalagi lelang. Kami sedang mengkaji, melakukan upaya yang akan ditempuh,” ujar Mukri di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu(20/11).

Mukri menuturkan Kejaksaan akan mencari solusi untuk mengembalikan aset nasabah yang mengalami kerugian.

“Sedang kami lakukan kajian untuk mencari opsi apa yang paling tepat dalam rangka untuk mengembalikan aset para nasabah ini,” ucap Mukri.

Putusan kasasi Mahkamah Agung yang memerintahkan aset First Travel disita untuk negara, tercantum dalam putusan nomor 3096 K/Pid.Sus/2018. Putusan ditetapkan oleh Majelis Hakim Andi Samsan Nganro dengan anggota Eddy Army dan Margono pada 31 Januari 2019.

Putusan ini telah membuat para jamaah First Travel yang gagal berangkat umrah resah karena dana yang mereka setorkan tak dapat dikembalikan.

Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin pun mengatakan pihaknya akan mengusahakan upaya hukum berupa peninjauan kembali (PK) untuk memperjuangkan pengembalian uang jamaah First Travel.

Namun demikian, langkah tersebut tidak lazim karena sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK), sejak tiga tahun lalu, jaksa tidak diperkenankan lagi mengajukan PK untuk semua kasus.(EP/Ant)

Berita terkait

Nasib Jamaah First Travel Jadi Perhatian Kemenag

Indonesiainside.id, Jakarta - Kementerian Agama terus mengupayakan agar jamaah umroh korban First Travel mendapatkan hak dan kompensasi layak. Pasalnya, Mahkamah Agung (MA) memutuskan bahwa...

Kuasa Hukum: Pemerintah Abai terhadap Tiga Hak Fundamental Korban First Travel

Indonesiainside.id, Jakarta - Pengacara korban First Travel, TM Luthfi Yazid menilai, setidaknya ada tiga hak fundamental dari 63.000 jamaah korban First Travel yang diabaikan...

Demi Jamaah yang Ditipu, DPR Desak Investigasi Lanjutan Kasus First Travel

Indonesiainside.id, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR Rieke Diah Pitaloka mengatakan harus ada investigasi lanjutan terhadap kasus First Travel yang sudah diputus oleh Mahkamah...

YLKI: Putusan MA Soal First Travel tidak Tepat

Indonesiainside.id, Jakarta - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)  mengecam penyelesaian kasus First Travel. Menurut pengurus harian YLKI, Sularsi, penyelesaian kasus umroh First Travel akan menjadi...

Kuasa Hukum First Travel: Aset Jamaah Harusnya Bukan ke Negara

Indonesiainside.id, Jakarta - Penasehat Hukum First Travel Dominique menanggapi rencana Kepala Kejaksaan Negeri Depok untuk mengeksekusi aset First Travel untuk negara. Ini melalui proses...

First Travel, Putusan Kasasi Mengusik Rasa Keadilan

Indonesiainside.id, Jakarta – Asro Kamal Rokan, seorang wartawan senior yang menjadi korban penipuan dari First Trevel tak bisa menyembunyikan kemarahannya. “Ini keputusan yang menyakitkan,”...

Komisi VIII Menyebut Negara Zalim Karena Merampas Hak Korban First Travel

Indonesiainside.id, Jakarta - Komisi VIII DPR menilai zalim negara merampas aset First Travel. Ia mengatakan, uang tersebut bukan uang negara ataupun bukan uang hasil...

Aset Jamaah First Travel Masuk Negara, MUI: Gimana Ceritanya?

Indonesiainside.id, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mempertanyakan landasan pemerintah mengambil aset jamaah First Travel yang menjadi sitaan. Seharusnya meskipun menjadi sitaan, aset tersebut...

Berita terkini

Kandidat Ketum PBSI Mulai Erick Thohir Hingga Airlangga Hartarto

Indonesiainside.id, Jakarta - Legenda bulu tangkis Indonesia Rexy Mainaky yang saat ini melatih di Thailand turut bicara soal kandidat Ketua Umum PP Persatuan Bulu...
ads3 mekarsari

Karikatur

Setelah Tunda Pernikahan Karena Pandemi, Puluhan Pasangan Lakukan Nikah Massal di China

Indonesiainside.id, Changbaishan - Para pasangan yang bergabung dalam perjuangan melawan Covid-19 mengikuti pernikahan massal yang diadakan oleh komite manajemen Gunung Changbai di Provinsi Jilin,...

Belasan Tahun Koruptor Kakap ‘Lenggang Kangkung’ di Belanda, Ekstradisi Ditolak Mentah-Mentah, Apa Sih Maunya Belanda?

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menyatakan Pemerintah Indonesia sudah mendeteksi keberadaan buron kasus bobolnya Bank BNI senilai Rp1,2 triliun, Maria...

Berita utama

Belasan Tahun Koruptor Kakap ‘Lenggang Kangkung’ di Belanda, Ekstradisi Ditolak Mentah-Mentah, Apa Sih Maunya Belanda?

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menyatakan Pemerintah Indonesia sudah mendeteksi keberadaan buron kasus bobolnya Bank BNI senilai Rp1,2 triliun, Maria...

Yasonna Laoly: Ada Negara Eropa Halang-Halangi Ekstradisi Maria Pauline Lumowa

Indonesiainside.id, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menceritakan langkah gerak cepat yang dilakukan agar buronan kasus pembobolan Bank BNI senilai Rp1,2 triliun,...

Maria Pauline Sukses Diekstradisi, Mahfud MD: Terima Kasih Serbia

Indonesiainside.id, Jakarta - Maria Pauline Lumowa (MPL) sudah di-rapid test dan memperoleh keterangan sehat dari Kementerian Kesehatan Serbia sebelum diserahkan kepada pemerintah Indonesia, dalam...

Maria Pauline Lumowa Tiba di Bandara Soetta

Indonesiainside.id, Jakarta - Buronan kasus pembobolan Bank BNI Maria Pauline Lumowa akhirnya tiba di Bandara Soekarno Hatta,Tangerang, Kamis (9/7). Maria dibekuk oleh NCB Interpol...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here