KPK Dukung Pembubaran TP4

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif. Foto: ANTARA

Indonesiainside.id, Jakarta – Wacana pembubaran Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) dan TP4 Daerah (TP4D), disambut baik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai tim itu rentan menimbulkan abuse of power (penyelewengan kekuasaan).

“KPK berpendapat bahwa keputusan pemerintah (membubarkan TP4 dan TP4D) merupakan kebijakan yang tepat. Dan KPK pernah melaporkan secara lisan kepada presiden bahwa TP4 banyak disalahgunakan,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Jakarta, Jumat (22/11).

Menurut dia, KPK menerima banyak laporan terkait penyelewengan TP4. Yang melaporkan justru bukan orang biasa, melainkan kepala daerah. Laode tak membeberkan siapa saja kepala daerah yang melapor itu. Namun dia meyakini wacana pembubaran tim itu adalah langkah tepat.

“Banyak yang mengeluhkan bahwq banyak oknum tim TP4 yang menyalahgunakan fungsi pengawasan,” ujar Laode.

Sejumlah elite di Kabinet Indonesia Maju sebelumnya memang pernah menyatakan wacana pembubaran TP4 dan TP4D. Sebut saja Menko Polhukam Mahfud MD dan Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Di samping itu, KPK juga pernah menangani kasus rasuah yang diduga melibatkan anggota TP4D. Kasus yang ditangani yakni dugaan suap proyek pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta Tahun Anggaran 2019.

Dalam kasus itu, KPK menetapkan jaksa pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Yogyakarta yang juga anggota tim TP4D, Eka Safitra, dan jaksa di Kejari Surakarta, Satriawan Sulaksono, sebagai tersangka. (AIJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here