Skandal Jiwasraya dan Asabri: Momentum Beres-Beres BUMN

Pakar hukum tata negara, Bivitri Susanti

Indonesiainside.id, Jakarta – Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti mendesak pemerintah agar segera membenahi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyusul temuan dugaan korupsi di PT Asiransi Jiwasraya dan PT Asabri.

“Saya kira ini jadi momentum yang baik, karena ini pemerintahan yang baru. Dalam artian baru periodenya walaupun orang yang sama. Ini jadi momentum untuk beres-beres BUMN yang memang perlu dibenahi,” ungkap Bivitri uasai acara “Diskusi Membangun Kolaborasi Gerakan Pemberantasan Korupsi” di Gedung Perpustakaan Nasional, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarata, Selasa (14/1).

Bivitri mengatakan kasus yang menimpa perusahaan PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asabri harus diproses secara tuntas dalam aspek hukum. Dia berharap tidak ada unsur politik dalam kasus tersebut.

“Jauhi dulu aspek politiknya dan kita perlu masuk ke aspek hukumnya. Jadi, siapa yang melakukan perbuatan tindak pidana korupsi,” ujarnya.

Seperti yang diungkapkan sebelumnya, kasus korupsi di perusahaan pelat merah ini segera ditindaklanjuti seperti halnya kasus saham gorengan yang menimpa Bursa Efek.

“Misalnya saham gorengan dalam segala macam kan berarti juga ada masalah, tidak hanya ditindak pidana korupsinya. Bahkan ada pelanggaran juga dalam hal ke pasar modal, misalnya,” kata Bivitri.(Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here