PDIP Seharusnya Membuka Diri untuk Membantu KPK

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kanan) didampingi Ketua DPP Bidang Hukum, HAM dan Perundang-Undangan Yasonna Laoly (kiri) menyampaikan keterangan pers di kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (15/1). Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diuji dalam proses pemberantasan korupsi dan penegakan hukum di dalam negeri. Berkaca dari kasus operasi tangkap tangan (OTT) terhadap anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setaiawan, PDIP seharusnya membuka diri untuk membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Penting untuk menjaga dan menghormati negara berdasarkan asas hukum,” kata Ketua LBH Pelita Umat, Ahmad Khozinudin di Jakarta, Jumat (17/1).

Dia menyebutkan kasus suap yang menimpa Wahyu Setiawan dan kader PDIP Harun Masiku selaku pemberi suap merupakan kasus tindak pidana korupsi, bukan tindak pidana umum. Karenanya KPK memiliki kewenangan untuk memproses kasus itu dan menghadirkannya di muka persidangan.

Menurut dia, PDIP harus mendukung KPK untuk menuntaskan proses penyidikan perkara agar terbuka dan terang benderang. Dia menilai, berbagai tindakan ‘perlawanan’ yang dilakukan PDIP bisa dipahami publik sebagai upaya perlawanan terhadap proses penegakan hukum khususnya pemberantasan korupsi.

“Itu tentu bertentangan dengan komitmen Presiden Jokowi yang menyatakan tidak akan memberikan kompromi terhadap korupsi,” ujarnya.

Terlebih, Yasonna Laoly yang kini menjabat sebagai Menkumham, sebaiknya tidak hadir dalam konferensi pers Tim Hukum PDIP. Menurut dia, akan lebih elok Menkumham menghormati proses hukum. Begitu juga dengan PDIP.

“Sebaiknya tim hukum PDIP mengambil upaya hukum praperadilan,” jelasnya.

Dalam sidang yang terbuka untuk umum nanti, tim hukum PDIP juga dapat membuktikan kesalahan prosedur dan administrasi penyidikan perkara yang dilakukan KPK. “Sekaligus dapat meminta sejumlah pembatalan atas tindakan penyidik KPK,” katanya. (Aza)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here