Kasasi Ditolak MA, KPK Eksekusi Gubernur Nonaktif Aceh Irwandi ke Sukamiskin

plh-jubir-kpk
Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri. Foto: ANTARA

Indonesiainside.id, Banda Aceh – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan eksekusi terhadap Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf, Jumat (14/2). Eksekusi dilakukan setelah KPK menerima putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA). “Jaksa eksekusi KPK pada hari ini, Jumat, 14 Februari 2020, telah melaksanakan putusan Mahkamah Agung untuk terpidana Irwandi Yusuf (Gubernur Provinsi Aceh periode 2007–2012 dan 2017-2018),” ujar Juru Bicara KPK, Ali Fikri, saat dikonfirmasi wartawan dari Banda Aceh, Jumat (14/2).

KPK mengeksekusi Irwandi Yusuf ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Provinsi Jawa Barat. Mantan eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu akan menjalani masa hukuman tujuh tahun penjara dan pidana denda Rp300 juta.

“Terdakwa akan menjalani masa hukuman pidana penjara selama tujuh tahun di Lapas Sukamiskin. Selain pidana kurungan, terdakwa juga dikenakan pidana denda sebesar Rp300 juta subsider tiga bulan kurungan dan biaya perkara sebesar Rp2.500,” ungkap dia. Tak hanya itu, MA juga menjatuhkan pidana tambahan kepada Irwandi Yusuf berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama lima tahun sejak terdakwa selesai menjalani pidana.

Seperti diketahui, MA menolak upaya hukum kasasi yang diajukan Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf. Putusan kasasi bernomor perkara 444 K/Pid.sus/2020 itu diputuskan, pada Kamis (13/2) di Jakarta. Putusan di tingkat kasasi itu diketahui lebih rendah setahun dari vonis di tingkat banding. Di tingkat banding, dia divonis delapan tahun penjara. Irwandi terbukti menerima suap sebesar Rp1,05 miliar terkait proyek-proyek yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) dan gratifikasi sejumlah Rp8,71 miliar. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here