821 Kilogram Sabu dari Jaringan Pengedar Internasional Diamankan

Indonesiainside.id, Jakarta – Pihak kepolisian melalui Bareskrim Mabes Polri berhasil mengungkap sindikat narkoba jaringan internasional. Polisi mengamankan 821 kilogram jenis sabu di sebuah Ruko di Serang, Banten.

“Satgas khusus Bareskrim Mabes Polri melakukan pengungkapan jaringan narkoba internasional, yaitu dari Timur Tengah, di mana tadi malam anggota Satgas Khusus berhasil menangkap tersangka sekitar setengah tujuh malam di Kota Serang,” kata Kabareskrim, Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (23/5).

Kedua tersangka, yaitu BA dari Pakistan dan AS dari Yaman. Listyo menjelaskan, pengungkapan ini diawali oleh penyelidikan yang cukup cermat kurang lebih hampir empat bulan, di mana sejak bulan Desember anggota Satgas berhasil mengamankan kapal, dan memeriksa ABK yang kedapatan positif menggunakan narkoba.

“Namun, pada saat itu narkoba yang kita cari tidak ditemukan. Kemudian kita lanjutkan pada bulan Januari 2020, akhirnya kita berhasil mengungkap 288 kg sabu dengan mengamankan tiga tersangka,” ujarnya.

Tim terus bergerak dan mendapatkan informasi bahwa terkait dengan kelompok Timur Tengah atau kelompok Iran ini bersiap-siap akan melakukan transaksi lagi, sehingga dilakukan pengintaian. “Akhirnya kita mendapati target yang tinggal di wilayah Jakarta,” ujar Listyo.

Ia menambahkan, tersangka mencoba menyamarkan dengan mencampurkan sabu-sabu tersebut dengan buah asam Kuranji untuk disamarkan. Dalam melancarkan aksinya, mereka masuk ke Banten sekitar dua Minggu lalu melalui salah satu wilayah pantai yang ada di daerah Banten.

Terkait ancaman hukumannya, tersangka di terapkan pasal 132 Subsider pasal 114 dan pasal 112 undang-undang RI no 35 tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati. Listyo mengajak elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyebaran narkoba.

“Kepada seluruh masyarakat, kepada seluruh tokoh agama, kepada rekan-rekan Ulama mari kita bersama-sama melakukan pencegahan, awasi jalan-jalan tikus, awasi pintu-pintu masuk agar narkoba ini tidak masuk ke daerah kita. Ini perlu kerja keras kita bersama untuk menyelamatkan generasi muda dan menyelamatkan bangsa,” ucapnya.(PS)

 

 

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here