Penusuk Wiranto Divonis 12 Tahun Penjara

wiranto
Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Wiranto. Foto: Antara.

Indonesiainside.id, Jakarta – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat menyatakan pelaku penyerangan terhadap Wiranto yang saat itu menjabat Menko Polhukam bersalah dan dihukum pidana 12 tahun penjara.

Juru Bicara Pengadilan Negeri Jakarta Barat Eko Apriyanyo mengatakan, Syahrial Alamsyah alias Abu Rara divonis pada Kamis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
Abu Rara dinilai melanggar pasal 15 junto Pasal 6 junto pasal 16 Undang-Undang nomor 5 tahun 2018 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Sementara itu, istri Abu Rara, Fitri Diana, divonis sembilan tahun penjara karena terbukti melakukan kegiatan tindak pidana terorisme.  Hakim juga memutuskan korban penusukan yakni mantan Menkopolhukam Wiranto mendapatkan uang Rp37 juta dari pemerintah. Eko mengatakan hak kompensasi itu diajukan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Dalam undang-undang tentang terorisme ada ketentuan mengenai hak korban untuk mengajukan kompensasi, Kemudian pak Wiranto menuntut itu dan JPU dalam tuntutannya mencantumkannya,” kata Eko melalui pesan singkat, pada Jumat (26/6).

Berdasarkan keterangan resmi LPSK, Wiranto tidak mengajukan kompensasi atas penusukannya di Alun-Alun Menes, Kabupaten Pandeglang, pada Oktober 2019.
Akan tetapi, LPSK wajib memfasilitasi kompensasi korban terorisme sesuai dengan UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tindak Pidana Terorisme.

Pada Oktober 2019 lalu, Wiranto ditusuk oleh orang yang diduga terpapar paham Daesh atau ISIS di Pandeglang, Banten Penusukan terjadi ketika Wiranto menuju mobil sambil melayani masyarakat yang meminta salaman. Saat itulah Abu Rara dan istrinya melakukan aksinya menusuk Wiranto. (Aza/AA)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here