Fahira Idris: Cabut RUU HIP, Masyarakat Bisa Kondusif

Ilustrasi Pancasila. Foto: Ist

Indonesiainside.id, Jakarta –  Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR, Fahira Idris, meminta DPR mencabut RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Ia menilai keberadaan RUU HIP itu hanya mengganggu “sistem imun rakyat”.

“DPR segeralah cabut atau keluarkan RUU HIP ini dari prolegnas. Jangan biarkan berlarut-larut karena berpotensi ‘menggangu sistem imun rakyat’.  Biar ke depan masyarakat bisa fokus membantu pemerintah memutus rantai penularan Covid-19,” kata Fahira dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (30/6).

Selain itu, rakyat bisa fokus menata kembali kehidupan ekonomi yang porak-poranda jika RUU HIP segera dicabut. Tak seharusnya pengambil kebijakan di Senayan menambah beban pikiran masyarakat yang saat ini sedang menanggung beban berat.

Menurut Fahira, unjuk rasa penolakan RUU HIP yang terjadi di berbagai daerah tak perlu terjadi jika DPR dan pemerintah lebih sensitif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat. Ia menyebut gelombang unjuk rasa itu sebenarnya membuat DPR tak bisa berkilah lagi untuk tidak segera mencabut RUU HIP.

“Selain itu usulan untuk mengubah judul RUU HIP, merevisi beberapa pasal yang kontroversi atau melengkapi beberapa subtansi yang dianggap tidak sesuai dengan aspirasi rakyat disarankan untuk dilakukan karena akan melahirkan polemik baru,” ucap Fahira.

Dia menyebut keinginan rakyat saat sederhana, RUU HIP dicabut dari Prolegnas. “Kecepatan ini penting agar situasi di masyarakat bisa kondusif dan kita semua bisa fokus menghentikan mata rantai penularan Covid-19,” tutur Fahira Idris. (Msh)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here