PKB: Penangkapan Djoko Tjandra Harus Jadi Pintu Masuk Penuntasan Kasus Bank Bali

Djoko Soegiarto Tjandra merupakan bukti keseriusan Polri dalam menangani kasus tersebut. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Ketua Fraksi PKB, Cucun Ahmad Sjamurijal, berharap penangkapan Djoko Tjandra menjadi pintu masuk untuk menuntaskan kasus cessie Bank Bali. Dia menilai Djoko Tjandra harus menjalankan hukuman penjara selama dua tahun dan membayar kerugian negara Rp546 miliar sesuai putusan Mahkamah Agung (MA).

“Belasan tahun kasus Bank Bali tidak kunjung tuntas. Djoko Tjandra harus mempertanggungjawabkan perbuatannya baik dalam kasus Bank Bali maupun pelariannya selama 11 tahun terakhir.

Selain itu, Cucun menilai penangkapan Djoko Tjandra merupakan bukti komitmen Polri untuk mengusut tuntas kasus Djoko Tjandra. Dia menyebut penangkapan itu menjadi lompatan besar bagi Bareskrim dalam menangani berbagai kasus di Indonesia.

“Ini menunjukkan jika ada lompatan luar biasa Bareskrim dalam menangani berbagai kasus hukum di Indonesia. Respons yang cepat dan terukur dalam menyelesaikan satu kasus besar menunjukkan jika jajaran Bareskrim terus mampu meningkatkan kualitas kinerja mereka,” ujar Cucun.

Dia mengapresiasi kerja sama yang dilakukan Bareskrim dengan Polisi Diraja Malaysia dalam proses penangkapan tersebut. Cucun menyebut hal itu patut dijadikan prestasi bagi Polri.

“Seperti kita ketahui proses penangkapan Djoko Tjandra merupakan bentuk hubungan police to police (P to P) antara Mabes Polri dan Polisi Diraja Malaysia. Ini menunjukkan jika Polri mampu menggalang kerjasama internasional dalam menuntaskan sebuah kasus hukum. Ini menjadi catatan prestasi tersendiri,” tutur Cucun.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here