Djoko Tjandra Resmi Jadi Warga Binaan Lapas Salemba

buronan hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra. Foto: antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Tinggi, Ali Mukartono, menerima langsung penyerahan terpidana Djoko Sugiarto Tjandra dalam rangka eksekusi kasus sesi Bank Bali. Ia menyatakan, Kejati sudah mengikuti permintaan DPO pada Polri, saat putusan peninjauan kembali (PK) tahun 2009.

“Kita terimakasih dan mengapresiasi kerja keras rekan-rekan Kepolisian karena ini tidak gampang dan memerlukan waktu yang panjang. Hari ini pula kita lakukan pula eksekusi ke Lapas,” kata Ali di Gedung Bareskrim Polri, Jumat (31/7).

Melalui eksekusi tersebut, lanjut dia, maka tugas Kejaksaan Agung RI selesai. “Dengan eksekusi ini maka berubahlah status yang bersangkutan terpidana nanti menjadi warga binaan yang menjadi tanggung jawab dari Dirjen Lapas,” ujarnya.

Kepala Rumah Tahanan atau Rutan Salemba Renharet Ginting, dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS), Reynhard Silitonga mengatakan, mulai malam ini DT secara resmi di tahan dan dieksekusi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Maka mulai malam ini yang bersangkutan, saudara Djoko Tjandra menjadi narapidana sekaligus warga binaan di permasyarakatan,” ujarnya.

Kemudian, penempatan DT akan ditempatkan sementara di cabang rutan Salemba Mabes Polri. Di mana penempatan yang dilakukan di cabang rutan Salemba di Mabes Polri ini  dalam rangka pemeriksaan-pemeriksaan selanjutnya.

“Selanjutnya juga kami melihat protokol Kesehatan yang bersangkutan, jadi kami akan tempatkan yang bersangkutan di cabang rutan Salemba di Mabes Polri ini,” katanya.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menuturkan, bahwa ada kepentingan Bareskrim untuk melakukan pemeriksaan terkait dengan kasus-kasus yang terjadi, yaitu terkait dengan keluar-masuknya Djoko Tjandra. Juga untuk kepentingan pemeriksaan yang lain.

“Maka, saat ini yang bersangkutan dititipkan di rutan cabang Salemba yang ada di Mabes Polri. Ini juga tentunya memudahkan bagi Bareskrim Polri untuk melanjutkan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Djoko Tjandra,” tuturnya.

“Setelah ini, kami akan lanjutkan dengan pemeriksaan-pemeriksaan terkait dengan kasus yang terkait dengan surat jalan, rekomendasi dan juga kemungkinan yang berkaitan dengan aliran dana,” lanjutnya. (Msh)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here