Tabir Misteri Kematian Editor Metro TV Capai Anti Klimaks

Editor Metro TV Yodi Prabowo. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Dua minggu perjalanan misteri penemuan jasad editor Metro TV Yodi Prabowo terkuak sudah, tepat di hari Sabtu (25/7) Polda Metro Jaya merilis penyebab kematiannya.

Upaya mengungkap teka-teki kematian Yodi dilakukan dengan penuh kehati-hatian, tim penyidik gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Pesanggrahan lebih dulu memberitahukan pihak keluarga atas hasil penyidikan sebelum merilisnya di hadapan publik.

Tidak hanya itu, penyidikan dilakukan dengan sangat teliti dan penuh pertimbangan, agar kesimpulan yang diperoleh tidak mengecewakan pihak manapun termasuk keluarga korban.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat di Mako Polda Metro Jaya menyebutkan kesimpulan penyebab kematian korban diperoleh berdasarkan hasil penyidikan didukung fakta dan bukti di lapangan.

Penyidik melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) berulang, dari barang bukti yang diperoleh di lokasi kejadian, hasil analisi laboratorium forensik, pemeriksaan saksi-saksi hingga keterangan ahli, penelusuran data, kamera CCCTV, dan data-data pendukungan lainnya.

Menurut Tubagus, dalam waktu sepekan, sebenarnya pihaknya sudah memperoleh kesimpulan hasil penyidikan, hanya saja pihaknya tidak ingin ada terlewat untuk membuktikan kesimpulan tersebut, hingga melakukan rekam jejak aktivitas Yodi, penyelidikan diperpanjang hingga 14 hari untuk mendapatkan hasil sesuai fakta dan penyidikan di lapangan.

“Dari beberapa faktor, dari keterangan ahli, saksi, olah TKP, dari keterangan yang lain, DNA, bukti pentunjuk yang lain, penyidik berkesimpulan diduga kuat melakukan bunuh diri,” kata Tubagus.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here