Koalisi Masyarakat Sipil Minta Pembahasan Perpres TNI Atasi Terorisme Terbuka ke Publik

Pasukan Satgas Rehab Rekon Zeni TNI Tiba di Pelabuhan Lembar Lombok Barat, Sabtu (29/2).

Indonesiainide.id, Jakarta – Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan menilai pembahasan Perpres pelibatan TNI dalam mengatasi aksi terorisme harus terbuka kepada publik dan mengakomodasi aspirasi masyarakat. Angota Koalisi, Julius Ibrani, mengatakan, sejak awal kehadiran Perpres tersebut telah menimbulkan kontroversi dan penolakan dari masyarakat.

Pelbagai petisi penolakan telah disampaikan oleh akademisi, aktifis mahasiswa, hingga LSM terhadap rancangan peraturan presiden tersebut. Mereka menilai perpres itu mengancam kehidupan demokrasi dan HAM di Indonesia karena memberikan kewenangan yang luas dan berlebihan kepada TNI dalam mengatasi aksi terorisme.

“Kami mendesak kepada pemerintah dan DPR untuk melakukan pembahasan rancangan Perpres tersebut secara terbuka. Dengan demikian, adalah menjadi keharusan bagi pemerintah dan DPR untuk menyampaikan draft rancangan Perpres yang sudah jadi tersebut kepada publik. Pemerintah dan DPR tidak boleh menutup-nutupi rancangan Perpres yang telah selesai tersebut dari masyarakat,” kata Julius dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (2/8).

Koalisi menilau Perpres Pelibatan TNI dalam Mengatasi Aksi Terorisme perlu memuat beberapa eprinsip dan substansi pasal-pasal. Pertama, tugas TNI dalam menjalankan tugas operasi militer selain perang untuk mengatasi aksi terorisme fungsinya hanya penindakan. Fungsi penindakan itu bersifat menangani pembajakan pesawat, kapal atau terorisme di dalam kantor perwakilan negara sahabat.

Kedua, penggunaan dan pengerahan TNI harus atas dasar keputusan politik negara yakni keputusan Presiden dengan pertimbangan DPR. Hal ini sesuai dengan Pasal 7 ayat (2) dan ayat (3) jo Pasal 5 UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI. Keputusan itu harus dibuat secara tertulis oleh Presiden sehingga jelas tentang maksud, tujuan, waktu, anggaran, jumlah pasukan dalam pelibatannya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here