Anggota DPR: Jaksa Pinangki Tak Berdiri Sendiri, Kejari Jakarta Selatan dan Orang yang Pernah Periksa Djoko Tjandra Perlu Didalami

Pinangki Sirna Malasari.

Indonesiainside.id, Jakarta – Anggota Komisi III DPR, Wihadi Wiyanto mengatakan, apabila memang benar Jaksa Pinangki menerima aliran dana senilai sekitar USD500 ribu atau sekitar Rp7 miliar, maka dia bukanlah orang tunggal yang menikmati dana dari Djoko Tjandra yang dapat membantu kasus Djoko Tjandra. Ia menilai Jaksa Pinangki tidak berdiri sendiri.

“Artinya aliran dana senilai 500 ribu US Dolar itu pastinya mengalir kebeberapa pihak-pihak memang dapat membantu kasus Djoko Tjandra,” kata Wihadi kepada wartawan, Rabu (12/8).

Lebih lanjut, ia menyatakan, keterangan dari Jaksa Pinangki sangat dibutuhkan bahkan ia juga meminta untuk Kejaksaan bisa memberikan transparan bahwa siapa saja jaksa-jaksa yang terlibat dalam hal ini. “Saya kira dalam hal ini juga Kejari Jakarta Selatan dan beberapa jaksa menangani kasus Djoko Tjandra perlu diperiksa apakah mereka mendapatkan aliran atau tidak dari Jaksa Pinangki,” ujar dia.

Wihadi mengatakan, kalau Kejaksaan serius mau membongkar keterlibatan oknum pegawainya seperti Jaksa Pinangki, maka ialah aktor utama bisa nantinya membuka semua siapa saja bermain di ruang lingkup institusinya. “Karena melihat seperti ini, Jaksa Pinangki sebagai pemain utamanya di Kejaksaan yang bisa menyelesaikan kasus ini di Kejaksaan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan jaksa Pinangki Sirna Malasari sebagai tersangka. Pinangki diduga menerima hadiah atau janji berkaitan dengan Joko Soegiarto Tjandra atau Djoko Tjandra.

Kejagung resmi menetapkan jaksa Pinangki Sirna Malasari sebagai tersangka. Pinangki diduga menerima hadiah atau janji berkaitan dengan Joko Soegiarto Tjandra atau Djoko Tjandra diduga aliran dana senilai USD500 ribu. (Msh)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here