Masa Hukuman Anas Urbaningrum Dipotong 6 Tahun, DPR: Putusan MA Sudah Final

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin meyakini Mahkamah Agung memiliki pertimbangan dalam mengambil keputusan terkait putusan terhadap Anas Urbaningrum yang hukumannya dikurangi 6 tahun atau dari 14 tahun penjara menjadi 8 tahun.

“Putusan MA itu terkait Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan saudara Anas Urbaningrum, itu final dan mengikat. Semua pihak dengan Putusan MA itu nanti lihat saja dalam diktum putusan dan pertimbangan-pertimbangan hakim memberikan putusan di tingkat PK yang diajukan Anas,” kata Azis di Kompleks Parlemen,” Jakarta, Jumat (2/10/20).

Dia mengatakan hakim dalam memutuskan sebuah perkara didasari fakta-fakta dan tuntutan dari pemohon atau yang dikenal dengan petitum.

Azis menjelaskan, pihak-pihak yang memberikan pernyataan atas Putusan MA terkait Anas merupakan kewenangan masing-masing pihak. Namun menurut dia, hakim dalam memutuskan sebuah perkara ada pertimbangan-pertimbangan yang dituangkan dalam diktum dan putusan secara lengkap.

“Putusan di tingkat PK di tingkat majelis hakim bersifat ‘final and binding’, kalau ada pro-kontra, itu hal yang biasa,” ujarnya.

Sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) memotong vonis mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam perkara penerimaan hadiah dari sejumlah proyek-proyek pemerintah menjadi 8 tahun penjara.

“Permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh pemohon/terpidana Anas Urbaningrum pada Rabu, 30 September 2020 telah diputus oleh Mahkamah Agung (MA). Hakim Agung PK, alasan permohonan PK pemohon/terpidana yang didasarkan pada adanya ‘kekhilafan hakim’ dapat dibenarkan,” kata juru bicara MA Andi Samsan Nganro di Jakarta, Kamis (1/10).

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here