Kasus Korupsi Rachmat Yasin, KPK Periksa Dua Mantan Kasubag Keuangan

Ilustrasi KPK.

Indonesiainside.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memanggil dua mantan Kasubag Keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam penyidikan kasus korupsi terkait pemotongan uang dan gratifikasi dengan tersangka Bupati Bogor 2008—2014 Rachmat Yasin (RY), Rabu (14/10).

“Keduanya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka RY terkait tindak pidana korupsi pemotongan uang dan gratifikasi oleh Bupati Bogor,” ucap Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta.

Dua saksi, yaitu Kasubag Keuangan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Bogor 2010—2013 Enung dan Kasubag Keuangan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor 2010—2013 Kholid Mawardi.

KPK juga memanggil dua saksi lainnya untuk tersangka Rachmat, yakni pegawai bagian keuangan RSUD Leuwiliang Kabupaten Bogor Adib, dan pejabat pembuat akta tanah (PPAT) Dedy Suwandi.

KPK menetapkan Rachmat sebagai tersangka pada tanggal 25 Juni 2019.

Tersangka Rachmat diduga meminta, menerima, atau memotong pembayaran dari beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sebesar Rp8,93 miliar.

Uang tersebut diduga untuk biaya operasional bupati dan kebutuhan kampanye pemilihan kepala daerah dan pemilihan anggota legislatif yang diselenggarakan pada tahun 2013 dan 2014.

Selain itu, tersangka Rachmat juga diduga menerima gratifikasi berupa tanah seluas 20 hektare di Jonggol, Kabupaten Bogor agar memperlancar perizinan lokasi pendirian pondok pesantren dan Kota Santri serta menerima gratifikasi berupa mobil Toyota Vellfire senilai Rp825 juta dari pengusaha.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here