Dinilai Terlalu Keji, Jaksa Agung Inggris Minta Reynhard Sinaga Tidak Ada Opsi Bebas

Di pengadilan tingkat pertama, Reynhard dan McCann masing-masing divonis harus mendekam di penjara minimal selama 30 tahun.. Foto: BBC

Indonesiainside.id, Jakarta – Kejaksaan Agung Inggris meminta hakim di Pengadilan Banding, London, untuk tidak membebaskan Reynhard Sinaga serta Joseph McCann. Ini karena kejahatan pemerkosaan yang dilakukan sangat keji.

Mahkamah Banding yang digelar di Royal Court of Justice, London, Rabu (14/10) dipimpin oleh lima orang hakim.

Inilah untuk pertama kalinya Pengadilan Banding mempertimbangkan hukuman total seumur hidup di luar kasus pembunuhan sangat parah, atas terpidana Reynhard dan Joseph McCann, karena keduanya dianggap sebagai terpidana pemerkosa paling parah.

Jaksa dari Kejaksaan Agung Michael Ellis mengatakan dua kasus ini menyangkut “kejahatan seksual yang begitu parah.”

Terkait kasus Reynhard, Ellis mengatakan, “belum pernah ada kasus seperti ini” dan bahwa Reynhard adalah pemerkosa paling parah dalam sejarah hukum Inggris.

Jaksa Sarah Whitehouse, yang membacakan kasus banding bersama Ellis mengatakan kejahatan ini menyebabkan dampak jangka panjang kepada korban dan menimbulkan apa yang ia sebut “samudera luas kejahatan.”

“Diputuskan bahwa hukuman seumur hidup total dalam dua kasus ini harus dipertimbangkan karena kejahatan seksual yang dilakukan oleh dua pelaku termasuk yang paling parah dan paling keji yang pernah terjadi di negara ini,” kata Ellis, seperti dilansir BBC News, Kamis(15/10).

“Hukuman total seumur hidup dijatuhkan kepada pelaku kejahatan yang dianggap sangat parah dan pelaku tidak akan pernah dibebaskan dari penjara,” kata pejabat Kejaksaan Agung ini.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here