Mantan Bupati Kepulauan Talaud Dieksekusi ke LP Anak Wanita Tangerang

Indonesiainside.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin, mengeksekusi mantan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip ke Lembaga Pemasyarakatan Anak Wanita Tangerang untuk menjalani pidana penjara selama 2 tahun.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta mengatakan, jaksa eksekusi KPK Leo Sukoto Manalu telah melaksanakan putusan Peninjauan Kembali Nomor 270PK/Pid.Sus/2020 tanggal 25 Agustus 2020 atas nama terpidana Sri Wahyuni Maria Manalip.

“Dengan cara memasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan Anak Wanita Tangerang untuk menjalani pidana penjara selama 2 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan,” ucap Ali.

Sri Wahyumi juga telah melunasi pembayaran denda sebesar Rp200 juta. Uang ini telah disetorkan ke Kas Negara sebagai bagian dari asset recovery pada hari Jumat (2/10).

Pada tanggal 9 Desember 2019, majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta telah menjatuhkan vonis terhadap Sri Wahyumi 4,5 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan karena terbukti menerima berbagai hadiah, termasuk tas mewah dan perhiasan senilai total Rp491 juta dari pengusaha Bernard Hanafi Kalalo.

Vonis tersebut lebih rendah dibanding dengan tuntutan JPU KPK yang meminta agar Sri Wahyumi divonis 7 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Putusan tersebut berdasarkan dakwaan pertama Pasal 12 Huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20/2001 junctoPasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here