3 Petinggi Kekaisaran Fiktif Sunda Empire Divonis 2 Tahun

Seorang petinggi Sunda Empire ajukan banding atas putusan PN Bandung. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Indonesiainside.id, Bandung – Tiga terdakwa petinggi kekaisaran fiktif Sunda Empire divonis masing-masing dua tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

“Terdakwa dengan sengaja menimbulkan pertentangan di masyarakat Sunda, dan bakal menimbulkan konflik antara masyarakat yang pro dan yang kontra,” kata Ketua Majelis Hakim, T Benny Eko Supriyadi di PN Bandung, Jalan L.L.R.E Martadinata, Kota Bandung, Selasa (27/10).
Ketiga terdakwa petinggi kekaisaran fiktif itu yakni Nasri Banks sebagai perdana menteri, Raden Ratna Ningrum sebagai ratu, dan Raden Rangga Sasana sebagai sekretaris jenderal.
Putusan tersebut, menurut majelis hakim telah sesuai dengan dakwaan kesatu yang dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan telah melanggar Pasal 14 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.

 

Terdakwa Nasri Banks mengajukan banding atas putusan tersebut. Kuasa hukum Sunda Empire, Erwin Syahruddin, mengatakan kliennya itu beranggapan bahwa putusan itu dapat mengganggu eksistensi kekaisaran fiktif itu di mata internasional. Sehingga upaya hukum banding diajukan.

“Karena pertimbangan eksistensi Sunda Empire di mata internasional yang dapat terganggu dengan putusan bersalah-nya Sunda Empire,” kata Erwin di Bandung, Selasa.
Meski begitu, pihaknya mengakui putusan hakim itu sudah sesuai dengan analisis hukum yang dilakukan tim kuasa hukum. Namun, kata dia, ada beberapa poin nota pembelaan juga yang tidak dikabulkan oleh majelis hakim.
“Karena hakim sudah cukup bijak, meski tidak mengabulkan pembelaan kita karena pandangan yang terlalu kaku dalam menafsirkan hukum,” katanya. (Aza/Ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here