Rumah Zakat Luncurkan Rumah Singgah

CEO Rumah Zakat Nur Efendi (kanan) dan Walikota Sukabumi (kedua kiri) memberikan keterangan pers terkait peresmian Rumah Singgah. Foto: RZ.

Program rumah singgah merupakan karya dari 100 hari kerja Walikota Sukabumi. Ini juga merupakan salah satu program unggulan Pemkot Sukabumi dalam bidang Sosial.

Indonesiainside.id, Bandung — Dalam rangka memberikan bantuan sementara kepada pasien rawat jalan yang sedang berobat di Bandung, Pemerintah kota Sukabumi bekerja sama dengan Rumah Zakat menggulirkan program Rumah Singgah.

Rumah Singgah Pemkot Sukabumi yang berlokasi di Jl. Mulyasari 1 Nomor 7, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung ini merupakan program penyediaan tempat tinggal sementara bagi pasien dan keluarga pasien rawat jalan dari kota Sukabumi yang tidak mampu. Rumah Singgah ini memiliki kapasitas untuk membantu 5 pasien.

Program ini resmi ditandatangani pada Senin (3/11) di kantor Rumah Zakat cabang Bandung, Jl. Turangga Nomor 33. Dalam kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan MoU dalam bidang Sosial, Kesehatan, pendidikan dan kemanusiaan antara Pemkot Sukabumi dan Rumah Zakat.

Pada hari yang sama, Walikota Sukabumi didampingi CEO Rumah Zakat juga secara langsung melakukan gunting pita yang menandai dibukanya Rumah Singgah dan meninjau pasien-pasien yang sudah ada di rumah singgah.

“Program ini memberikan bantuan berupa rumah tinggal sementara pasien rawat jalan, harapannya bisa meringankan beban pasien yang harus kontrol berobat ke Rumah Sakit yang dituju,” terang Achmad Fahmi selaku Walikota Sukabumi. Dan untuk mengantar pasien ke Rumah Sakit, Rumah Singgah juga sudah dilengkapi Mobil Ambulance beserta drivernya yang siap mengantarkan pasien.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here