Malnutrisi di Lereng Rinjani

Foto: Travel Kompas

Lereng Gunung Rinjani di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, dikenal sebagai daerah subur dengan pertanian holtikultura sebagai mata pencaharian utama bagi masyarakat setempat. Selain itu, bertani bawang putih juga masih menjadi unggulan daerah ini sejak puluhan tahun lalu.

Indonesiainside.id, Sembalun –Produksi pertanian daerah tersebut menjadi produsen tetap untuk wilayah Pulau Lombok, bahkan sampai ke Bali dan Pulau Jawa. Selain itu, Sembalun juga terkenal sebagai pusat peternakan, setiap masuk ke perkampungan penduduk di daerah itu, tidak akan sulit menemukan kandang sapi.

Tapi, siapa sangka, di daerah ini masih ditemukan kasus malnutrisi. Fakta mengungkapkan bahwa malnutrisi bermula dari minimnya pengetahuan masyarakat setempat tentang betapa pentingnya asupan bergizi.

Tim Bengkel Gizi Terpadu (BeGiTu) Aksi Cepat Tanggap (ACT) menemukan kenyataan getir bahwa malnutrisi muncul karena masih ada informasi gizi yang tidak dipahami masyarakat.

Misalnya saja, jenis-jenis makanan sehat yang memiliki kandungan gizi yang memadai.

Koordinator Lapangan BeGiTu ACT Ade Arfa Putra mengungkapkan, fakta itu ditemukan ketika timnya mengadakan Forum Group Discussion lintas sektor pada pertengahan November 2018.

FGD tersebut selain pihak Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan tokoh masyarakat Sembalun, pertemuan itu juga dihadiri oleh anak penderita malnutrisi beserta para orang tuanya.

“Saya sempat kaget, ketika kebanyakan orang tua yang memiliki anak penderita malnutrisi mengaku tidak tahu bentuk makanan bergizi itu seperti apa. Di sana saya baru sadar, selain kondisi ekonomi, pengetahuan masyarakat akan pentingnya pemenuhan makanan bergizi masih minim,” katanya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here