Sutopo 70 Tahun, Tukang Becak Pejuang Literasi

Sutopo (70), tukang becak asal Cokrokusuman, Jetis, Yogyakarta, ini sejak tiga tahun lalu menjadi pejuang literasi. Ia memfungsikan becaknya selain untuk mengais rezeki juga untuk perpustakaan keliling. Banyak buku tersimpan di becaknya.

Indonesiainside.id, Yogyakarta — Prihatin dengan keadaan, dimana banyak anak-anak muda lebih suka gadget ketimbang membaca buku, Sutopo (70) tergerak untuk menghiasi becaknya dengan banyak buku. “ Ini mengajak anak muda membaca buku, sambil mengais rezeki, “ katanya.

Sepintas becak Sutopo, warga Cokrokusuman, Jetis, Yogyakarta,  ini tidak jauh beda dengan becak lain. Namun jika dilihat dengan teliti, pada bagian atas bangku penumpang terdapat rak berisi tumpukan buku.

Sutopo mengungkapkan bahwa rak buku di becaknya sudah ada sejak tiga tahun lalu.

“Awalnya ada penumpang yang memberi saya tas kresek berisi buku. Saya buat rak ini karena menghargai dan juga biar orang lain bisa membaca buku juga. Kebetulan koleksi buku saya juga banyak dan saya taruh disini,” ujarnya.

Buku yang ada di becaknya ada berbagai macam, mulai dari buku novel, komik, buku kesehatan, buku biografi hingga buku rohani.

Pria yang kerap mangkal di jalan Bumijo, tepatnya di timur Bank BPD DIY ini berujar bahwa kadang saat luang menunggu penumpang dia selalu menyempatkan diri untuk membaca.

“Kalau sedang luang menunggu penumpang itu saya pasti sempatkan untuk membaca. Teman-teman penarik becak juga kadang baca. Penumpang itu juga suka baca sambil menunggu samapai tujuan,” ungkapnya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here