ACT Kirim Tim Kemanusiaan ke Pengungsian Uighur

Senior Vice President ACT, Syuhelmaidi Syukur (kiri). Foto: Suandri Ansah/Indonesiainside.id

Tim kemanusiaan ini diberangkatkan bertahap ke wilayah pengungsian etnis Uighur di Turki, Kirgistan, Kazakhstan, dan Uzbekistan

Indonesiainside.id, Jakarta — Lembaga Kemanusian Aksi Cepat Tanggap (ACT) telah mengirimkan Tim Sympathy of Solidarity (SOS) untuk Uighur tahap I. Tim kemanusiaan ini diberangkatkan bertahap ke wilayah pengungsian etnis Uighur di Turki, Kirgistan, Kazakhstan, dan Uzbekistan.

“Keempat negara itu bertetangga dengan Xinjiang dan menjadi destinasi utama warga Uighur dalam mencari suaka. Ada ratusan ribu jiwa Uighur tersebar di empat negara tersebut. Ke sana lah tim kami menuju,” ujar Senior Vice President ACT, Syuhelmaidi Syukur saat konferensi pers aksi kemanusiaan untuk Uighur di kantor ACT, Jumat (21/12).

Tim kemanusiaan Uighur saat ini juga terus berupaya menjangkau warga Uighur di Xinjiang, Cina. Upaya masuk ke Xinjiang, menurut Syuhelmaidi, akan menjadi upaya yang menantang, mengingat wilayah tersebut menjadi pusat krisis Uighur saat ini.

“Dengan pengalaman 13 tahun menjalankan aksi-aksi kemanusiaan, kami yakin ada jalan dan kita bisa masuk ke wilayah tersebut. Misi ini kan misi baik, yakinlah banyak orang-orang baik yang akan membantu kita. Atas nama lembaga dan bangsa, kami memberanikan diri mengirimkan tim ke sana,” ungkap Syuhelmaidi.

Terkait bantuan kemanusiaan, ACT fokus pada pemberian bantuan yang bertujuan untuk penyelamatan kehidupan, seperti kebutuhan pangan, sandang, dan papan. Bantuan juga dapat berupa beasiswa pendidikan, seperti yang telah ACT berikan pada mahasiswa Uighur di Turki pada 2017 lalu.

ACT juga turut menyatakan sikap atas adanya bentuk kezaliman terhadap nilai-nilai kemanusiaan tersebut. Salah satunya adalah tuntutan terhadap Pemerintah Cina untuk mengakhiri penindasan terhadap etnis Uighur.

ACT yakin, dukungan dan untuk Uighur akan terus disuarakan. Energi kepedulian masyarakan akan senantiasa digerakkan demi dapat meredam krisis kemanusiaan yang telah mengekang Uighur selama puluhan tahun

(Suandri Ansah)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here