Refleksi 14 Tahun Tsunami Aceh

Tulisan yang berkisah tentang perjuangan penyintas tsunami Aceh dituangkan dalam buku ” Menang Usai Diterjang Gelombang, Jejak Juang Anak-Anak Korban Tsunami Aceh Mewujudkan Impian Hidup & Cita-citanya”.

Indonesiainside.id, Jakarta — Dalam rangka memperingati bencana tsunami Aceh, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan buku success story program pascatsunami di Tanah Rencong.

“Tahun 2018 menjadi akhir program beasiswa Selamatkan Tunas Bangsa. Para penerima manfaat sudah mendapatkan pekerjaan dan membangun kesuksesan karier dan keluarga yang bahagia. Semoga buku ini bisa menjadi inspirasi bagi perjuangan bangsa agar tetap tabah saat menghadapi ujian bencana demi bencana,” ujar Ketua BAZNAS Bambang Sudibyo dalam sambutan pembukaan Peringatan 14 Tahun Tsunami Aceh dan Bedah Buku “Menang Usai Diterjang Gelombang”, di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

Hadir Ketua pertama BAZNAS, Achmad Subianto yang juga salah satu penggagas dan motor penggalang dana BUMN Peduli dan masyarakat untuk program beasiswa Selamatkan Tunas Bangsa (STB).

Pengelola STB yang juga Komisioner BAZNAS Emmy Hamidiyah, beberapa penggagas STB seperti mantan Menneg BUMN Sugiharto, anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Aries Mufti, Mahfuzah, Juliansyah, A.Md, dan penerima manfaat program drh. Muhammad. Mereka tampil sebagai narasumber dan moderator.

Mewakili Menteri Agama, hadir Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Dr. Fuad Nasar.

Komisioner BAZNAS, Emmy Hamidiyah, yang juga pengelola program STB menjelaskan, pascatsunami Aceh, melalui program Selamatkan Tunas Bangsa bersinergi dengan BUMN Peduli, melakukan pembinaan kepada adik-adik penyintas tsunami Aceh.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here