PLN Komitmen Bantu Penyintas Bencana

Dik Doank menyapa hangat pengungsi di bawah tenda di GOR KONI, Kalianda, Lampung Selatan. Foto: Dok YBM PLN.

Pascatsunami Selat Sunda, ratusan pengungsi masih bertahan di GOR KONI wilayah Kalianda, Lampung Selatan. Sebagian besar berasal dari Pulau Sebesi dan Sebuku

Indonesiainside.id, Lampung Selatan — ‘Tepuk sekali… tepuk dua kali.. tepuk tiga kali… tepuk setengaaah.. uuups hahaha’ sontak gelak tawa ceria dari puluhan anak pengungsi, tatkala Dik Doank menyapa hangat mereka di bawah tenda pengungsi.

Terik matahari di siang itu tak menyurutkan Dik Doank untuk bergabung menjadi relawan YBM PLN. Turun langsung ke lokasi pengungsian. Memberikan trauma healing kepada anak-anak pengungsi yang terkena dampak tsunami Selat Sunda.

Ketua 3 (Pengurus) YBM PLN Pusat Herry Hasanudin mengatakan, selain sigap dalam menerangi negeri yang sedang kena musibah bencana alam, CSR PLN terus menyalurkan bantuannya untuk penyintas bencana tsunami Selat Sunda

“Disamping CSR PLN ada Lembaga Baitul Maal yang dikelola oleh pegawai PLN dengan tujuan menebar kebaikan dan kemaslahatan untuk sesama,” kata Herry kepada Indonesiainside.id.

Herry menyebutkan, hingga hari ke 11 pasca musibah, sedikitnya 956 jiwa masih mengungsi di GOR KONI wilayah Kalianda, Lampung Selatan. Sebagian besar berasal dari Pulau Sebesi dan Sebuku yang merupakan salah satu wilayah terdampak tsunami Selat Sunda.

“Sejak hari pertama pasca musibah, kami (YBM PLN) bersama BAZNAS telah membuka dapur umum yang setiap harinya memproduksi 3.000 nasi bungkus. Didistribusikan sebanyak 3 kali dalam sehari untuk memenuhi kebutuhan primer para pengungsi,” kata Herry.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here