Menguatnya Peran Perempuan Dalam Dunia Kemaritiman

perwakilan IPERINDO
(Kanan ke Liana Trisnawati, Sekertaris Jenderal ABUPI, Darmansyah Tanamas, Wakil Ketua Umum INSA, Steven Chwee, General Manager Reed Panorama Exhibitions dan perwakilan IPERINDO. Foto: Anisa Tri K/Indonesiainside.id

Oleh: Anisa Tri K

Indonesiainside.id, Jakarta – Dalam menyambut World Maritim Day 2019 bertema Empowering Women, organisasi Women in Maritime Indonesia (WIMA) terus mendorong keterlibatan para perempuan yang bergelut di sektor kemaritiman.

Liana Trisnawati, Secretary General ABUPI (Asosisasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia) menyatakan, jika peran perempuan saat ini dalam dunia kemaritiman sudah mulai berkembang.

“Peran perempuan dalam bidang kemaritiman memiliki peranan yang setara dengan pria. Dalam acara IME 2019 besok, kita akan menampilkan para anggota WIMA yang semuanya perempuan. Dalam mulai dari nahkoda, kapten kapal, hingga ABK,” papar Liana saat ditemui di Pres conference Indonesia Maritim Expo di Jakarta, Rabu (9/10).

Tidak bisa dipungkiri, jika keterlibatan perempuan dalam dunia maritim Indonesia terus menunjukkan kontribusi positif bagi pembangunan negeri. Hal tersebut selaras dengan salah satu visi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Beranjak dari hal tersebut, Reed Panorama Exhibitions (RPE) kembali menghadirkan Indonesia Maritime Expo – IME 2019. Acara dua tahun sekali ini, memasuki tahun yang ke-7. Bekerja sama dengan INSA (Asosiasi Pemilik Pelayaran Nasional Indonesia), IPERINDO (Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia) dan ABUPI (Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia), IME 2019 bertujuan untuk memberi wawasan tentang industri maritim Indonesia, serta mempromosikan investasi industri bahari dan membuka potensi kerjasama antar pelaku industri maritim baik dalam maupun
luar negeri.

Steven Chwee, General Manager Reed Panorama Exhibitions mengatakan, bahwa IME 2019 hadir untuk mempertemukan para pelaku usaha di industri maritim kelas dunia. “Acara ini diadakan oleh industri dan untuk industri, tujuannya tidak lain untuk melihat perkembangan Industri maritim di Indonesia,” papar Steven.

Pameran dan konferensi industri maritim yang akan berkumpul di perhelatan Indonesia Maritim Expo ini, akan diselenggarakan pada 16-18 Oktober 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Tidak hanya menghadirkan para pelaku usaha maritim Indonesia, 6 negara yang terdiri dari Singapura, China, Belanda, Yunani, Thailand dan Italia juga turut hadir untuk meramaikan gelaran yang membebaskan tiket masuk bagi para pengunjung. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here