Detil Surat Edaran Mendikbud Antisipasi Corona di Lingkungan Sekolah

Ilustrasi cuci tangan. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Sebagai antisipasi meluasnya wabah virus corona, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengeluarkan surat edaran kepada kepala dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota, kepala lembaga layanan pendidikan tinggi, pimpinan perguruan tinggi, kepala sekolah di seluruh Indonesia. Beleid itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 3 tahun 2020.

“Kita bergerak bersama untuk bisa lepas dari situasi ini. Melalui Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Covid-19 ini adalah panduan dalam menghadapi penyakit tersebut di tingkat satuan pendidikan,” ujarnya, dalam surat edaran yang diterima redaksi Jumat(13/3).

Dalam isinya, Mendikbud meminta agar pihak sekolah memastikan ketersediaan sarana untuk cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan alat pembersih sekali pakai (tisu) di berbagai lokasi strategis di satuan pendidikan. Selain itu, pastikan menggunakan saranan CTPS minimal 20 detik dan pengering tangan sekali pakai sebagaimana mestinya, dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) lainnya.

Terkait ruang belajar, Kemendikbud meminta agar pihak pengelola lembaga pendidikan dapat memastikan:

  • Proses pembersihan ruangan dan lingkungan secara rutin, khususnya handel pintu, saklar lampu, komputer, papan tik (keyboard)
  • Fasilitas lain yang sering terpegang oleh tangan.

“Gunakan petugas terampil menjalankan tugas pembersihan dan gunakan bahan pembersih yang sesuai untuk keperluan tersebut,” tuturnya.

Kemendikbud juga meminta agar pihak sekolah dapat memonitor absensi atau ketidakhadiran anggota di lembaga pendidikannya. Kemudian memberikan izin kepada warga satuan pendidikan yang sakit untuk tidak datang. Serta tidak memberlakukan hukuman/sanksi bagi yang tidak masuk karena sakit serta tidak memberlakukan kebijakan insentif berbasis kehadiran.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here