Ujian Nasional Ditiadakan, KPAI: Tak Masalah

Ilustrasi: Santri Dayah Babussalam Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara mengikuti ujian akhir pendidikan diniyah formal Berstandar Nasional (Imtihan Wathani) Tingkat Ulya, Sabtu (14/3). Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta -Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti mendukung keputusan pemerintah dan Komisi X DPRI RI untuk meniadakan Ujian Nasional (UN) tahun 2020 karena mewabahnya Covid-19. Keputusan ini adalah upaya untuk melindungi anak-anak dan para guru dari penyebaran virus Covid-19.

“Tentu saja ini kebijakan yang perlu diapresiasi karena sejalan dengan kepentingan terbaik bagi anak,” ujar Retno di Jakarta, Selasa, (24/3).

KPAI berharap pemerintah benar-benar meniadakan. Bukan menggantikan dengan bentuk tes online yang dapat dikerjakan di rumah, namun benar-benar meniadakan.

“Meniadakan UN tidak masalah, karena UN sudah tidak menentukan kelulusan dan tidak lagi dijadikan penentu masuk ke jenjang yang lebih tinggi,” kata dia.

KPAI mendorong pengalihan biaya UN (jika memungkinkan) dapat dialihkan pada upaya perlindungan sekolah dari virus corona. Misalnya melalui program penyemprotan disinfektan sekolah secara berkala, pengadaaan alat pengukur suhu badan dan sabun pencuci tangan.

“Ini dalam upaya melindungi warga sekolah jika sekolah kembali diaktifkan,” kata Retno.(EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here