Muhammadiyah Himpun Donasi Rp143 Miliar Tangani Covid-19

Logo Muhammadiyah. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Muhammadiyah telah menghimpun dan menyalurkan Rp143.458.606.000 untuk menangani Covid-19 di tanah air. Jumlah penerima manfaat dari bantuan sosial Muhammadiyah mencapai 2.322.922 jiwa yang tersebar di 30 provinsi.

Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) menegaskan akan tetap memerangi Covid-19 hingga nol kasus dan kematian. Sejauh ini, Muhammadiyah melihat perkembangan wabah Covid-19 masih terus menunjukkan tren kenaikan dari jumlah kasus maupun korban meninggal.

“Sebagai wujud perlawanan terhadap penyebaran Covid-19, Muhammadiyah melalui jaringan strukturnya dari tingkat pusat hingga ranting terus melakukan berbagai upaya dalam rangka penanganan wabah Covid-19 di Indonesia,” ujar Ketua MCCC PP Muhammadiyah, Agus Samsudin, Rabu (20/5).

Kebijakan penanganan Covid-19 dibuat di tingkat Pimpinan Pusat dan diterjemahkan dalam aksi di lapangan dengan ujung tombaknya berada di Pimpinan Cabang (PCM) dan Ranting Muhammadiyah (PRM), selain Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Ketua Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting PP Muhammadiyah, Ahmad Norma Permata, dalam menyatakan cabang dan ranting Muhammadiyah mempunyai peran yang penting dalam kerja-kerja penanganan wabah Covid-19. Cabang dan ranting lah yang selama ini bersentuhan langsung dengan persoalan keseharian warga dan terhubung secara horisontal dengan struktur pemerintahan kecamatan, desa sampai RT-RW.

Saat ini sudah terbentuk 3.849 PCM dari 7.100 Kecamatan di seluruh Indonesia dan 13.612 PRM dari 81.935 Desa. Persebaran paling banyak masih berada di Pulau Jawa, dari jumlah tersebut terdapat 19 PCM dan 23 PRM masuk kategori unggulan .

PCM dan PRM masuk kategori unggulan menurut Ahmad Norma Permata karena memenuhi beberapa indikator antara lain pembinaan jamaah melalui pengajian rutin, Muhammadiyah menjadi rujukan ibadah, loyalitas. Kemudian manajemen organisasi, kaderisasi dan partisipasi anak muda, pemberdayaan ekonomi warga persyarikatan.

“Memiliki AUM unggulan yang mencerminkan Muhammadiyah yang berkemajuan, kreatif, inovatif, solutif, dan daya pengaruh ke umat dan penguasaan media,” kata Ahmad Norma.

Muhammadiyah melalui MCCC berkomitmen untuk mendukung upaya pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi. Bekerja sama dengan DFAT-pemerintah Australia dan UNICEF, MCCC melakukan program campaign-risk management di 24 provinsi.(PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here