Fatih Bilingual School Maksimalkan Pembelajaran Daring di Masa Pandemi

Indonesiainside.id, Jakarta – Dalam masa pembelajaran di rumah, Sekolah Fatih Bilingual School (FBS) telah menutup sekolah terhitung sejak pertengahan Maret 2020 hingga saat ini. Sekolah mengalihkan kegiatan belajar mengajar secara online melalui kegiatan FHBL atau Fatih Home-Based Learning.

Tidak hanya kegiatan belajar mengajar, namun berbagai kegiatan yang akan diselenggarakan oleh sekolah juga harus ditunda, termasuk beberapa kompetisi dan seminar.

“Memang sekolah sementara waktu ditutup dalam rangka mencegah transmisi virus Covid-19. Tetapi seluruh kegiatan dilakukan secara online termasuk kegiatan sekolah,” kata Nur Wijayanto Kepala Sekolah SMP-SMA Fatih Bilingual School Aceh, Jumat(22/5).

Fatih Bilingual School, lanjutnya, terus berusaha untuk tetap memberikan kontribusi khususnya di bidang pendidikan meski proses belajar mengajar dilakukan jarak jauh. Juga didukung kegiatan seminar yang telah diselenggarakan sebagai program rutin untuk dijalankan pada setiap minggu.

Seluruh seminar yang diselenggarakan oleh FBS pada masa sulit ini dilakukan secara online melalui aplikasi Zoom dan live streaming Youtube.

“Kegiatan tersebut seluruhnya bersifat gratis dan terbuka untuk umum,” katanya.

Adapun program yang sedang dilaksanakan oleh FBS dan telah memasuki minggu ke-empat ini adalah Fatih Webinar Series atau FWS. Program itu terdiri dari berbagai kegiatan yang rutin dilaksanakan di hari-hari tertentu, seperti seminar teaching with digital technology, yakni program yang ditujukan bagi para guru juga mahasiswa dan umum yang ingin mengetahui tentang pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran.

Baca Juga:  Terdampak Covid-19, ITS Selenggarakan Pembelajaran Daring Sistem MOOC, Upayakan Praktik Secara Digital

“Acara ini biasanya dipandu oleh guru FBS. Mereka berbagi pengalaman selama proses belajar daring yang mengintegrasikan antara teknologi dan proses pembelajaran,” ujar Nur Wijayanto.

Seminar dilakukan setiap hari Jum’at pukul 14.00 – 15.00 WIB. Topik yang dibahas untuk setiap pertemuan berbeda-beda, mulai dari penggunaan GoogleClassroom, Pear-Deck dan penilaian formatif melalui daring yang efektif.

Program kedua dalam FWS adalah seminar Fun English Program, yang disampaikan oleh para guru SD FBS. Program ini ditujukan untuk siswa-siswi yang masih duduk dikelas 1-6 SD dan 7-9 SMP yang ingin belajar bahasa inggris dengan cara yang lebih menyenangkan. Kegiatan itu dilaksanakan setiap Rabu jam 11.00 WIB dan hari Sabtu jam 14.00 WIB.

Seminar ketiga adalah Hands on Science & Math yang ditujukan untuk para siswa SD dan SMP dan membahas tentang pembelajaran science dan matematika dengan cara menyenangkan. Topik yang dibahas misalnya soal the incredible of science and math, keberagaman pada tingkat kehidupan dan lainnya. Seminar ini dipandu oleh guru SMP-SMA setiap hari Jumat mulai pukul 15.00 WIB.

Baca Juga:  Belajar Dari Rumah Tetap Bisa Berprestasi, Ini Buktinya

Selanjutnya seminar Get To Know Your Future School, yang dirancang untuk mengetahui segala sesuatu mengenai sekolah dilaksanakan setiap hari Sabtu mulai dari pukul 09.00 s/d 10.00 WIB

Program terakhir adalah Fatih Online Seminar (FOS) yang diperuntukkan bagi berbagai kalangan dan membahas berbagai topik umum dilaksanakan setiap hari Sabtu pukul 10.00 – 11.00 WIB. Tema yang dibahas tentang isu-isu terkini.

“Yang dibahas isunya beragam, diantaranya membahas tentang bagaimana mengenal dan menjelaskan corona dengan bijak dan isu lainnya,” kata Riza Emilia, Kepala Sekolah SD FBS.

Narasumbernya dari berbagai kalangan seperti dr. Imam Murahman, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Banda Aceh, Tgk M. Hatta, Lc, M.Ed anggota MPU Aceh, hingga pengalaman karantina Covid-19 di Daegu Korsel oleh Dedy Setiawan seorang mahasiswa Doktoral di Daegu Gyeonbuk Institue of Science and Technology (DGIST), Korea selatan.

FBS juga rutin mengadakan Learning by Sharing series setiap hari Sabtu bersama Enes Kanter pemain basket profesional NBA. “Ini untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan dan menarik sehingga mengurangi rasa jenuh siswa di rumah,” ujarnya. (EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here