Demo Ricuh, Mahasiswa Minta UKT Diturunkan, Kampus Jangan Keruk Keuntungan Saja

Aksi demo mahasiswa Unair. Foto: ist

Indonesiainside.id, Surabaya – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aksi Aliansi Mahasiswa Universitas Airlangga (AMU) menggelar demo di kampusnya sendiri. Selain menebar spanduk tuntutan, massa menutup Jalan Ir Soekarno, tepatnya di perempatan Kampus Unair C.

Dalam demo tersebut, mahasiswa membawa lima tuntutan yang salah satunya terkait dengan meminta Uang Kuliah Tunggal (UKT) diturunkan 50 persen.

“Turunkan uang UKT sekurang-kurangnya 50 persen tanpa syarat kepada semua golongan mahasiswa,” kata mereka dalam orasinya.

Kedua, mahasiswa meminta adanya transparansi keuangan Unair berupa rancangan anggaran biaya (RAB).

Ketiga meminta adanya subsidi terkait pelaksanaan kuliah daring kepada mahasiswa. Bantuan berupa kuota internet yang layak selama perkuliahan daring berlangsung.

Keempat, membebaskan biaya perkuliahan UKT bagi mahasiswa akhir Unair.

Kelima adanya legalisasi 4 tuntutan di atas dalam bentuk penerbitan SK Rektor Unair yang baru mengenai pembiayaan UKT.

“Kita ini hanya mendapatkan powerpoint, tidak menikmati AC dan fasilitas lainnya. Ini kampus menikmati keuntungan sebanyak-banyaknya dengan status PTNBH, ini kan salah,” ujar salah satu mahasiswa yang tidak mau disebutkan namanya.

Mahasiswa sempat berupaya masuk ke dalam ruang rektorat, namun dijaga oleh satpam yang dibantu aparat kepolisian.

Jika tuntutan mahasiswa Unair ini tidak dipenuhi oleh Rektor dalam tiga hari kerja, maka pengunjuk rasa akan menginap di gedung rektorat sampai UKT bisa turun sampai 50 persen dan kuota internet yang dijanjikan dapat terpenuhi.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here