Anak Ingin Jumpai Teman Sebaya Saat Pandemi, Larang atau Izinkan

Berdiam diri di rumah tanpa ada kesempatan untuk bercengkrama dan bermain dengan teman-teman dapat membuat anak merasa bosan di tengah pandemi. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Berdiam diri di rumah tanpa ada kesempatan untuk bercengkrama dan bermain dengan teman-teman dapat membuat anak merasa bosan di tengah pandemi. Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan orang tua bila anak meminta izin untuk bertemu langsung dengan teman-temannya di tengah adaptasi kebiasaan baru?

Psikolog Ajeng Raviando mengatakan, orang tua sebaiknya memberikan sedikit keleluasaan bila anak ingin bersosialisasi dengan teman sebaya. Khususnya, bila mereka sudah bisa disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Anak praremaja biasanya sudah bisa atur diri sendiri bagaimana harus bersikap,” kata Ajeng di bincang-bincang Jaga Kesehatan, Belajar di Rumah, Bebas Stres, Rabu (29/7).

Biarkan jika anak ingin bertemu teman-teman, namun pastikan mereka semua mengenakan alat pelindung seperti masker dan pelindung wajah untuk menekan risiko penyebaran virus. Ajari anak untuk selalu menjaga jarak dengan teman-temannya meski mereka bermain bersama.

Cara lain yang bisa diterapkan adalah mengundang teman-teman anak ke rumah, tapi batasi jumlahnya. Terapkan protokol kesehatan secara tegas. Dengan demikian, kemampuan bersosialisasi anak bisa terus diasah di tengah masa adaptasi kebiasaan baru.

Dokter spesialis anak Ahmad Suryawan menambahkan, berkomunikasi dengan teman sebaya bukan sekadar keinginan, melainkan kebutuhan untuk perkembangan otak anak.

Peer group relation is a must pada perkembangan otak anak praremaja,” kata Ahmad.

Tugas orang tua adalah bersikap lebih fleksibel. Namun, tidak boleh lengah sehingga melupakan langkah pencegahan agar interaksi buah hati dengan temannya tetap aman bagi kesehatan semua orang. (ASF/ANT)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here