Longsor di Perkebunan Teh, 43 Orang Tewas, Puluhan Lainnya Belum Ditemukan

Indonesiainside.id, Kerala – Korban tewas akibat tanah longsor di sebuah perkebunan teh di negara bagian Kerala, India selatan, meningkat menjadi 43, pada Ahad (9/8). Pejabat setempat mengkhawatirkan puluhan pekerja lainnya masih terjebak timbunan tanah.

“Tanah longsor terjadi akibat hujan lebat yang melanda perkebunan the di Kabupaten Idduki, sejak Jumat (7/8) dini hari, ketika para pekerja masih tidur,” kata pejabat distrik Idduki, H Dineshan. “Kami menghentikan operasi penyelamatan pada hari itu, karena hujan deras masih mengganggu upaya tim. Namun operasi masih akan terus berlanjut hingga mayat terakhir ditemukan.”

Sementara itu, pada Jumat (7/8), setidaknya 18 orang tewas ketika sebuah pesawat penumpang tergelincir dari landasan pacu setelah mencoba mendarat dalam hujan lebat di kota Kozhikode, juga di Kerala.  Departemen Meteorologi India memperkirakan hujan lebat masih terus berlanjut.

Mereka juga mengeluarkan peringatan merah pada Ahad (9/8), untuk wilayah Idukki bersama dengan Wayanad dan Mallapuram, dua distrik Kerala lainnya. Musim hujan di seluruh Asia Selatan sangat penting untuk mengisi kembali sungai dan air tanah, tetapi kadang juga menyebabkan kematian dan kehancuran yang meluas.

“Di seluruh negeri, sedikitnya 780 orang tewas dalam insiden yang berkaitan dengan musim hujan antara akhir Mei hingga Agustus,” kata Kementerian Dalam Negeri, yang dilansir Al Jazeera.

Insiden tersebut meliputi kasus tenggelam, longsor, bangunan runtuh, tersengat listrik, pohon tumbang, dan disambar petir. (NE)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here