Kemenag: Peminat UMPTKIN Didominasi Prodi Hukum Ekonomi Syariah

Kantor Kementerian Agama (ilustrasi). Foto: hidayatulah

Indonesiainside.id, Jakarta – Kementerian Agama secara resmi mengumumkan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) 2020. UMPTKIN merupakan seleksi calon mahasiswa yang dilaksanakan secara Nasional oleh seluruh Universitas Islam Negeri ( UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dalam satu sistem satu pintu.

Pelaksanaan UMPTKIN tahun ini digawangi oleh Kampus UIN Sunan Gunung Jati Bandung dan UIN Raden Intan Lampung.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani, menuturkan program studi yang paling diminati ialah Hukum Ekonomi Syariah UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Kemudian disusul secara berurutan Ekonomi Syariah UIN Sunan Ampel Surabaya, Jurusan Farmasi UIN Alauddin Makassar, Manajemen Keuangan Syariah UIN Sunan Gunung Jati Bandung dan terakhir Pendidikan Agama Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

“Sedangkan tiga besar kategori kampus UIN, yang paling banyak diminati pendaftar ialah UIN Alauddin Makassar sebanyak 24.4649 peminat, disusul UIN Jakarta sebanyak 24.406 peminat dan terakhir UIN Sunan Gunung Jati Bandung dengan 23.998,” kata Ramdhani di Jakarta, Selasa (25/8).

Lebih lanjut, Dhani menyampaikan 135.444 calon mahasiswa yang melakukan registrasi, namun yang berhak untuk mengikuti ujian ditetapkan oleh panitia sebanyak 132.929. Selanjutnya, secara tren tiga tahun terakhir telah mengalami peningkatan yang signifikan peminat untuk memasuki kampus Islam Negeri dibawah naungan Kemenag.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here