Masyarakat Israel Merangsek Masuk ke Masjid Al-Aqsha

Foto : Serambi Indonesia - Tribunnews.com

Pemukim Yahudi menunjukkan kesewenang-wenangan dengan memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsha.

Indonesiainside.id, Jakarta — Juru Bicara Jerusalem Islamic Waqf, Firas Ad-Dibs menyebut ada lebih dari 100 masyarakat Yahudi masuk ke Kompleks Masjid Al-Aqsha, di Jerusalem Timur, Senin (10/12) waktu setempat. Pihaknya sebagai pengawas Masjid Al-Aqsha, menyaksikan para Yahudi itu merangsek masuk.

“Sebanyak 127 pemukim Yahudi memaksa masuk ke kompleks tempat suci umat muslim itu,” ujar Firas seperti dikutip dari Antara, Selasa, (11/12).

Faris menyebut ada peningkatan serbuan para pemukim Yahudi tahun ini. Para pemukim yang telah menyerbu sejak 2003 ini semakin giat memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha belakangan.

Pasalnya, kata Faris, masyarakat Yahudi ingin mengunjungi tempat yang diklaim sebagai ‘Bukit Knisah’ itu. Alasan mereka, Masjid Al-Aqsha merupakan lokasi dua kuil Yahudi pada masa lalu.

Sementara bagi umat Muslim Palestina, kompleks Masjid Al-Aqsha merupakan salah satu tempat suci. Untuk diketahui, Israel telah menduduki wilayah Masjid Al-Aqsha di Jerusalem Timur pada 1980, dan mengklaimnya sebagai Ibu Kota, namun tak pernah diakui oleh dunia internasional.

Sampai sekarang, Jerusalem tetap menjadi pokok konflik antara: Palestina dan Israel. Rakyat Palestina berharap Jerusalem Timur pada suatu hari menjadi ibu kota Negara Palestina.

(Rengga Permana)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here