Setelah 15 Tahun, Zona Hijau Iraq Dibuka untuk Umum

Foto : WordlBulletin

Pembukaan ini bertepatan dengan perayaan Pemerintah Iraq usai mengalahkan Daesh/IS setelah operasi militer selama berbulan-bulan.

Indonesiainside.id, Bagdad — Pemerintah Iraq hari Senin (10/12/2018) membuka kembali “Zona Hijau” yang dijaga ketat di Ibu Kota Baghdad bagi warga sipil setelah lebih dari 15 tahun.

Langkah itu bertepatan dengan perayaan resmi Iraq pada peringatan satu tahun pertama mengalahkan Daesh/IS setelah operasi militer selama berbulan-bulan oleh pasukan Iraq yang didukung oleh koalisi internasional yang dipimpin AS.

Pembukaan Zona Hijau dimaksudkan untuk menggambarkan meningkatnya kepercayaan terhadap situasi keamanan negara itu secara keseluruhan.

Selain itu, pembukaan Zona Hijau juga dipandang sebagai tindakan transparansi menyusul protes terhadap korupsi dan layanan publik yang buruk.

Direktorat Lalu Lintas Publik menyelenggarakan perayaan resmi pembukaan kembali Zona Hijau, memungkinkan kendaraan sipil untuk mencapai daerah Karrada, Mansour dan Bandara Internasional Baghdad menggunakan rute tersebut.

Pekan lalu, Perdana Menteri Adel Abdul-Mahdi memberi perintah untuk secara bertahap membuka kembali jalan-jalan Zona Hijau untuk warga sipil selama dua minggu.

Zona Hijau terletak di tepi Sungai Tigris di Baghdad, banyak didominasi gedung pemerintah, kantor kedutaan asing, serta rumah-rumah sebagian besar pejabat Iraq, dan dan gedung-gedung penting pemerintah, yang sejak itu dikelilingi dinding anti-ledakan dan kawat berduri, tidak bisa diakses oleh warga umum Iraq.

Pemerintah Iraq mengklaim kemenangan pada bulan Desember, setelah perang selama tiga tahun yang sangat melelahkan di mana puluhan ribu orang tewas dan ratusan ribu mengungsi. Semua kota dan permukiman menjadi puing-puing dalam pertempuran.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here