DPR AS: Tindakan Militer Myanmar atas Etnis Rohingya adalah ‘Genocida’

Pengungsi Rohingya
Pengungsi Rohingya di Bangladesh. Foto: Istimewa

Resolusi diharap sebagai tekanan terhadap militer Myanmar dan memungkinkan pengungsi Rohingya di Bangladesh kembali ke Myanmar

Indonesiainside.id, AS — Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat menyetujui resolusi dalam sebuah pemungutan suara hari Kamis, yang menyatakan aksi militer Myanmar terhadap etnis minoritas Muslim Rohingya di negara itu sebagai ‘genosida’.

Resolusi itu didukung oleh 394 suara dari kedua belah pihak, dengan satu suara dari Partai Republik yang menentang.

Steve Chabot, yang memperkenalkan undang-undang itu, mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada sesame anggota dewan, untuk ‘ mengakui bahwa sesungguhnya tindakan militer Burma (Myanmar) terhadap etnis Rohingya adalah aksi genosida, bahwa pemenjaraan atas dua wartawan Reuters secara terang-terangan tidak adil.

Sebuah laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dirilis pada bulan Agustus mengatakan militer melakukan pembunuhan massal dan perkosaan yang secara definitif menyerukan kepada pejabat Myanmar untuk menghadapi tuduhan genosida untuk pertama kalinya.

“Saya salut rekan-rekan saya untuk berdiri dengan saya dan melewati undang-undang kemanusiaan ini penting,” demikian pernyataan anggota Dewan AS, Steve Chabot dalam laman resminya hari Kamis (13/12).

Sementara resolusi Chabot secara langsung menyebut tindakan militer Myanmar sebagai “genosida”, Departemen Luar Negeri AS masih menahan diri untuk tidak melabeli istilah itu.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS, Robert Palladino mengatakan kepada wartawan awal pekan ini bahwa sementara departemen saat ini menganggap kekerasan, yang termasuk pemerkosaan massal, perusakan dan pembunuhan untuk pembersihan etnis.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here